Islam Times 4 Dec 2021 152021000000Sat, 04 Dec 2021 15:06:52 +0330 15:06 https://www.islamtimes.org/id/news/966805/sedikitnya-16-orang-martir-dalam-serangan-yang-dipimpin-saudi-di-taiz-yaman -------------------------------------------------- Invasi Saudi Arabia di Yaman: Title : Sedikitnya 16 Orang Martir dalam Serangan yang Dipimpin Saudi di Taiz Yaman -------------------------------------------------- IslamTimes - Sedikitnya 16 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan yang dipimpin Saudi di provinsi Taiz, Yaman barat daya, kata sebuah laporan, ketika Arab Saudi terus membom lingkungan miskin di selatan itu, yang bertentangan dengan seruan internasional untuk mengakhiri perang berdarahnya. Text : Agresi mematikan itu terjadi pada Jumat (3/12) malam, ketika pesawat-pesawat tempur yang dipimpin Saudi menargetkan pertemuan warga sipil di distrik Muqbana di provinsi itu, jaringan televisi Yaman al-Masirah melaporkan. Dia menambahkan bahwa kehadiran pesawat tempur musuh yang terus berlanjut di langit Muqbana dan kemungkinan serangan lain mencegah paramedis mencapai TKP untuk menggali mayat para korban dan merawat yang terluka. Serangan udara itu terjadi ketika pasukan pimpinan Saudi dan tentara bayarannya telah meningkatkan agresi mereka di wilayah pesisir barat Yaman. Arab Saudi, yang didukung oleh AS dan kekuatan Barat kunci lainnya, melancarkan perang terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa kembali rezim yang didukung Riyadh ke tampuk kekuasaan dan menghancurkan gerakan perlawanan Ansarullah yang populer yang telah menjalankan urusan negara di tidak adanya pemerintahan yang efektif di Yaman. Perang telah berhenti jauh dari semua tujuannya, meskipun menewaskan puluhan ribu orang Yaman dan menggusur jutaan lainnya. Perang juga telah memakan banyak korban pada infrastruktur negara, menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik. Blokade habis-habisan juga diberlakukan di Yaman sejak awal perang berdarah, mendorong Yaman ke dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia, termasuk dengan menghambat akses bantuan. Meskipun Arab Saudi terus menerus membombardir negara miskin itu dengan bersenjata lengkap, angkatan bersenjata Yaman dan Komite Populer telah tumbuh dengan mantap dalam kekuatan melawan penjajah Saudi dan membuat Riyadh dan sekutunya macet di negara itu. [IT/r]