Islam Times 16 Mar 2023 092023000000Thu, 16 Mar 2023 09:58:55 +0330 9:58 https://www.islamtimes.org/id/news/1046979/pejabat-tinggi-keamanan-iran-akan-mengunjungi-uea-untuk-pembicaraan-tingkat-tinggi -------------------------------------------------- Iran - UEA: Title : Pejabat tinggi Keamanan Iran Akan Mengunjungi UEA untuk Pembicaraan Tingkat Tinggi -------------------------------------------------- IslamTimes - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Shamkhani, akan melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Kamis (16/3) untuk mengadakan pembicaraan dengan pejabat senior Emirat di tengah hubungan yang menghangat antara Iran dan tetangganya di Teluk Persia. Text : Sebuah laporan oleh Nour News, sebuah situs web yang dekat dengan SNSC, pada hari Rabu (15/3) mengatakan kunjungan itu datang atas undangan Penasihat Keamanan Nasional UEA Sheikh Tahnoon bin Zayed al-Nahyan. Laporan itu mengatakan Shamkhani akan mengadakan pembicaraan dengan Sheikh Tahnoon serta pejabat senior Emirat lainnya untuk membahas masalah bilateral, regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama. Pejabat ekonomi, perbankan, dan keamanan senior akan menemani Shamkhani. UEA mengembalikan duta besarnya untuk Iran pada bulan September, lebih dari enam tahun setelah hubungan antara kedua belah pihak diturunkan setelah penyerbuan kedutaan Saudi di Tehran oleh pengunjuk rasa atas eksekusi ulama terkemuka Syiah, Sheikh Baqir al-Nimr, oleh rezim Saudi. . Kunjungan pejabat tinggi keamanan Iran ke Abu Dhabi terjadi kurang dari seminggu setelah Iran dan Arab Saudi mengumumkan normalisasi hubungan mereka setelah beberapa hari perundingan yang sibuk antara Shamkhani dan mitranya dari Arab Saudi di Beijing, yang ditengahi oleh China. Kesepakatan itu, juru bicara kementerian luar negeri Iran Nasser Kan ani mengatakan selama siaran persnya hari Senin (13/3), akan mengarah pada pemulihan hubungan diplomatik antara Tehran dan Riyadh dan pembukaan kembali misi diplomatik masing-masing dalam waktu dua bulan. Perjanjian tersebut mendapat sambutan luas dari komunitas internasional dan memicu spekulasi atas potensi kesepakatan normalisasi antara Iran dan negara-negara Arab lainnya yang mengikuti jejak Riyadh pada tahun 2016 untuk menurunkan atau memutuskan hubungan dengan Iran. Kan ani pada hari Senin mengkonfirmasi bahwa ada potensi kesepakatan serupa antara Iran dan negara-negara regional lainnya, terutama Bahrain dan Yordania. Kan ani mengatakan kesepakatan Iran-Saudi dapat membantu meningkatkan kerja sama regional untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan. “Kesepakatan ini berdampak baik pada kerja sama dan konvergensi di kawasan untuk membantu memperkuat perdamaian, stabilitas, dan keamanan di sana, khususnya di kawasan strategis Teluk Persia,” katanya. Juru bicara itu juga mengatakan persiapan sedang dilakukan untuk pertemuan antara menteri luar negeri Iran dan Saudi dalam waktu dekat.[IT/r]