Islam Times 6 Nov 2021 072021000000Sat, 06 Nov 2021 07:44:34 +0330 7:44 https://www.islamtimes.org/id/news/962232/demonstran-bahrain-menyerukan-diakhirinya-perang-yaman-oleh-saudi -------------------------------------------------- Title : Demonstran Bahrain Menyerukan Diakhirinya Perang Yaman Oleh Saudi -------------------------------------------------- IslamTimes- Warga Bahrain berunjuk rasa di desa al-Qadam setelah salat Jumat, membawa spanduk yang menggambarkan perang di Yaman sebagai "sia-sia," menggemakan Menteri Informasi Lebanon George Kordahi. Text : Rakyat Bahrain telah menggelar rapat umum untuk menyatakan dukungan bagi pasukan Yaman yang melawan perang yang dipimpin Saudi, dan untuk menyuarakan solidaritas mereka dengan menteri Lebanon yang menyerukan diakhirinya perang "sia-sia" tersebut. Warga Bahrain berunjuk rasa di desa al-Qadam setelah salat Jumat, membawa spanduk yang menggambarkan perang di Yaman sebagai "sia-sia," menggemakan Menteri Informasi Lebanon George Kordahi. “Bangsa Bahrain menyerukan diakhirinya perang sia-sia di Yaman,” salah satu spanduk berbunyi. Unjuk rasa itu terjadi ketika rezim Manama pada 30 Oktober meminta duta besar Lebanon untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam sebagai tanggapan atas komentar yang dibuat oleh Kordahi. Langkah itu dilakukan sehari setelah tindakan serupa oleh Arab Saudi, yang juga melarang semua impor Lebanon. Tetapi warga Bahrain pada hari Jumat menyatakan solidaritas mereka dengan menteri Lebanon, membawa spanduk bertuliskan "Kita semua adalah George Kordahi." Arab Saudi dan beberapa sekutu regionalnya, yang didukung oleh AS dan kekuatan Barat lainnya, telah melancarkan perang yang menghancurkan di Yaman sejak Maret 2015 untuk memasang kembali mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh. Perang Saudi, yang diklaim Riyadh hanya akan berlangsung beberapa minggu, tetapi masih berlangsung, telah gagal mencapai tujuannya. Ini telah mendorong Yaman ke ambang kelaparan, membunuh puluhan ribu orang tak bersalah, dan menghancurkan infrastruktur negara miskin itu. PBB menggambarkan situasi di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.(IT/TGM)