Islam Times 3 Aug 2022 022022000000Wed, 03 Aug 2022 02:41:20 +0430 2:41 https://www.islamtimes.org/id/news/1007305/iran-berjanji-reaksi-cepat-terhadap-sanksi-baru-as -------------------------------------------------- Iran vs Hegemoni Global: Title : Iran Berjanji Reaksi Cepat terhadap Sanksi Baru AS -------------------------------------------------- IslamTimes - Teran mengutuk sanksi sepihak baru yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat yang menargetkan perdagangan internasional dengan Iran, berjanji akan memberikan tanggapan yang kuat dan segera. Text : Dalam sebuah tweet pada Senin (1/7) malam, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menggambarkan kecanduan Gedung Putih terhadap sanksi sebagai karakteristik pemerintah AS. “Kecanduan Gedung Putih terhadap sanksi dan penggunaan instrumentalnya merupakan indikator sistem hegemonik AS, karena perubahan pemerintahan di negara itu tidak akan membuat perbedaan dalam pendekatan mereka,” tambahnya. Kanaani mengatakan sementara pejabat pemerintahan Biden telah berulang kali mengkritik kebijakan tekanan maksimum Trump sebagai rencana yang gagal dan sia-sia, mereka secara praktis mengikuti dan bahkan mempromosikan kebijakan yang gagal itu. Pemerintahan Biden tidak meninggalkan kebijakan sanksi yang sia-sia dan destruktif bahkan di tengah upaya berkelanjutan untuk memulai kembali negosiasi untuk kembalinya AS ke Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), juru bicara itu menyesalkan. “Pertama, Republik Islam Iran akan menunjukkan tanggapan tegas, kuat, dan segera terhadap desakan Gedung Putih untuk melanjutkan pengenaan sanksi, dan, kedua, akan membuat semua pengaturan yang diperlukan untuk meniadakan kemungkinan dampak merugikan dari sanksi tersebut terhadap perdagangan dan ekonomi negara,” kata Kanaani, seperti dikutip kantor berita Tasnim. Dia juga mengatakan bahwa sanksi baru AS dalam situasi di mana rakyat Iran telah mengalami kerusakan parah yang disebabkan oleh banjir dengan jelas mengungkapkan utusan khusus AS untuk kemunafikan Iran dan belasungkawa palsunya kepada Iran. Pada hari Senin (1/8), AS mengeluarkan sanksi baru terhadap Iran, kali ini menargetkan perusahaan China dan lainnya yang katanya digunakan oleh salah satu pialang petrokimia terbesar Iran untuk memfasilitasi penjualan produk minyak dan petrokimia Iran senilai puluhan juta dolar dari Iran ke Asia Timur.[IT/r]