Islam Times 19 Nov 2022 092022000000Sat, 19 Nov 2022 09:31:29 +0330 9:31 https://www.islamtimes.org/id/news/1025441/hungaria-mengutuk-sanksi-uni-eropa-terhadap-rusia -------------------------------------------------- Title : Hungaria Mengutuk Sanksi Uni Eropa terhadap Rusia -------------------------------------------------- Islam Times - Hungaria mengecam sanksi Uni Eropa terhadap Rusia atas perang Moskow yang sedang berlangsung di Ukraina, sebagai intervensi kontraproduktif dalam konflik yang dapat dengan cepat mengubah blok tersebut menjadi "perang" yang sebenarnya. Text : "Ini adalah langkah menuju perang, jika seseorang melakukan intervensi ekonomi dalam konflik militer," kata Perdana Menteri Viktor Orban dalam wawancara radio pada Jumat seperti dilaporkan Press TV. "Mengambil sikap" bisa dengan cepat berarti "menjadi orang yang benar-benar berperang," tambahnya. Rusia memulai kampanye militer pada bulan Februari. Dikatakan pihaknya meluncurkan operasi untuk membela penduduk pro-Rusia di wilayah Ukraina timur Donetsk dan Luhansk dari penganiayaan Kiev. Kembali pada tahun 2014, kedua republik memisahkan diri dari Ukraina, menolak mengakui pemerintah Ukraina dukungan Barat di sana yang telah menggulingkan pemerintahan ramah Rusia yang dipilih secara demokratis. Sejak awal perang, negara-negara Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, telah menampar Rusia dengan banyak sanksi ekonomi dan memompa Ukraina dengan senjata canggih, langkah yang menurut Rusia hanya akan memperpanjang permusuhan. Sejak awal perang, Hungaria telah mencoba bermain sebagai penjaga pagar dengan menolak bergabung dengan kebanyakan negara Eropa dalam mengalirkan senjata ke Ukraina, dan juga menentang paket dukungan 18 miliar euro yang telah dialokasikan blok tersebut untuk Kiev.  Meskipun menghentikan pemblokiran sanksi anti-Rusia Uni Eropa, Budapest menyalahkan langkah-langkah ekonomi koersif untuk melonjaknya tagihan energi dan meroketnya inflasi di seluruh negara Eropa. Menambah sambutannya, Orban menekankan kembali bahwa blok itu "memasok senjata destruktif, melatih tentara Ukraina di wilayah kita sendiri, [dan] memberi sanksi energi" tak lain hanyalah pukulan yang merugikan diri sendiri.[IT/AR]