Islam Times 2 Oct 2020 002020000000Fri, 02 Oct 2020 00:10:38 -0400 0:10 https://www.islamtimes.org/id/news/889622/ikatan-normalisasi-hanya-memperkuat-rasa-kekebalan-israel -------------------------------------------------- Title : Ikatan Normalisasi Hanya Memperkuat Rasa Kekebalan Israel -------------------------------------------------- IslamTimes- Dalam pidatonya, Baghaei Hamaneh menggambarkan situasi di Palestina sebagai salah satu masalah hak asasi manusia yang sudah berlangsung lama sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan 75 tahun lalu, dengan mengatakan bahwa situasinya semakin buruk seiring berjalannya waktu. Text : Perwakilan Tetap Iran untuk Kantor PBB di Jenewa mengkritik normalisasi hubungan dengan rezim Zionis, mencatat bahwa langkah seperti itu hanya akan memperkuat rasa kekebalan rezim tersebut. Berbicara pada sidang ke-45 Dewan HAM PBB di Jenewa pada Rabu, Esmaeil Baghaei Hamaneh mengatakan bahwa masalah ini, selain memperkuat rasa imunitas rezim pendudukan Israel, akan berujung pada pemberantasan hak yang tidak dapat dicabut dari kaum tertindas. Bangsa Palestina dan akan sangat merugikan mereka juga. Dalam pidatonya, Baghaei Hamaneh menggambarkan situasi di Palestina sebagai salah satu masalah hak asasi manusia yang sudah berlangsung lama sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan 75 tahun lalu, dengan mengatakan bahwa situasinya semakin buruk seiring berjalannya waktu. Rezim penjajah Israel yang didominasi oleh taktik teroris sekarang berubah menjadi rezim militer yang sangat apartheid dan mendefinisikan keberadaannya atas dasar filosofi superioritas rasial, dia menggarisbawahi. Di bagian lain dalam sambutannya, utusan Iran menunjuk pada komentar "Desmond Tutu", salah satu aktivis perdamaian dan pemimpin gerakan anti-apartheid di Afrika Selatan, yang mengatakan, Perlakuan terhadap orang Israel dengan Palestina mengingatkan saya pada apartheid Afrika Selatan, tapi bahkan lebih buruk dari itu. " Penindasan terorganisir terhadap orang-orang Palestina oleh rezim [Zionis] telah mengambil bentuk yang lebih brutal karena pemboman dan pengepungan Jalur Gaza terus berlanjut dan pembersihan etnis, pendudukan dan penghancuran rumah di tanah dan wilayah Palestina telah menjadi rutinitas, tambahnya. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa hukum internasional tidak masalah bagi orang Israel yang terus menduduki Dataran Tinggi Golan dan tanah Lebanon. Kekejaman ini akan berakhir hanya ketika pendudukan berakhir dan hak kemerdekaan Palestina dipulihkan, ungkapnya.(IT/TGM)