Islam Times 21 Nov 2022 032022000000Mon, 21 Nov 2022 03:46:18 +0330 3:46 https://www.islamtimes.org/id/news/1025847/turki-meluncurkan-serangan-udara-terhadap-militan-kurdi-di-suriah-dan-irak -------------------------------------------------- Turki dan Gejolak Suriah: Title : Turki Meluncurkan Serangan Udara terhadap Militan Kurdi di Suriah dan Irak -------------------------------------------------- IslamTimes - Turki mengumumkan Minggu (20/11) pagi bahwa pihaknya telah melakukan serangan udara terhadap pangkalan militan Kurdi yang dilarang di Suriah utara dan Irak yang katanya digunakan untuk melancarkan serangan teroris di wilayahnya. Text : Operasi ofensif dengan nama sandi Operasi Claw-Sword terjadi setelah ledakan mematikan di Istanbul tengah Minggu (13/11) lalu yang menewaskan enam orang dan melukai 81 lainnya, dengan Turki menyalahkan kelompok Kurdi yang dilarang. “Kami memulai Operasi Claw-Sword mulai sekarang,” kata Menteri Pertahanan Hulusi Akar di pusat operasi angkatan udara sebelum pesawat meninggalkan pangkalan mereka untuk mencapai sasaran di Irak utara dan Suriah. Akar juga terlihat dalam gambar video pengarahan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang memberikan perintah untuk operasi terbaru, yang menurut seorang pemantau telah menewaskan 12 orang. Serangan itu menargetkan pangkalan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang dan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang dianggap Ankara sebagai perpanjangan dari PKK, kata kementerian pertahanan. “Sejalan dengan hak pembelaan diri kami yang timbul dari Pasal 51 Piagam PBB, operasi udara Claw-Sword dilakukan di wilayah utara Irak dan Suriah yang digunakan sebagai pangkalan untuk serangan teroris terhadap negara kami,” tambahnya. Turki menyalahkan PKK atas pengeboman Istanbul, yang paling mematikan dalam lima tahun dan yang membangkitkan kenangan pahit dari gelombang pengeboman nasional dari 2015 hingga 2017 yang sebagian besar dikaitkan dengan militan Kurdi dan teroris kelompok Negara Islam. PKK, yang telah melancarkan pemberontakan berdarah di Turki selama beberapa dekade dan yang ditetapkan sebagai kelompok teror oleh Turki dan sekutu Baratnya, dan YPG sama-sama membantah terlibat dalam serangan itu.[IT/r]