Islam Times 8 Feb 2022 042022000000Tue, 08 Feb 2022 04:46:14 +0330 4:46 https://www.islamtimes.org/id/news/977787/hizbullah-partisipasi-saudi-dalam-latihan-perang-angkatan-laut-as-bersama-israel-di-timur-tengah-merusak-arabisme -------------------------------------------------- Lebanon - Saudi Arabia: Title : Hizbullah: Partisipasi Saudi dalam Latihan Perang Angkatan Laut AS Bersama Israel di Timur Tengah Merusak Arabisme -------------------------------------------------- IslamTimes - Seorang pejabat tinggi gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon mengecam partisipasi Arab Saudi dalam latihan perang angkatan laut yang dipimpin AS bersama Israel, dengan mengatakan langkah itu secara radikal merusak nilai-nilai masyarakat Arab. Text : “Arabisme yang bersekutu dengan Zionis Israel adalah proyek Amerika. Skema itu juga bukan milik kami dan kami tidak berafiliasi dengannya,” kata Sheikh Nabil Qaouk, seorang anggota dan wakil kepala dewan eksekutif Hizbullah, dalam sebuah upacara di desa Kfar Tebnit, Lebanon selatan, Minggu (6/2). Dia menambahkan, “Partisipasi Arab Saudi, UEA dan Bahrain dalam latihan angkatan laut bersama dengan Zionis Israel telah mengungkap Arabisme palsu. Martabat nasional kami tidak memungkinkan kami untuk menjadi bagian dari koalisi Arab yang bersekongkol dengan musuh Zionis.” “Kehadiran Arab Saudi, UEA dan Bahrain dalam latihan perang bersama Zionis Israel adalah belati di belakang Palestina serta di jantung [pendudukan] al-Quds, dan merupakan ancaman bagi keamanan nasional orang Arab,” kata pejabat senior Hizbullah. Menurut Angkatan Laut AS, lebih dari 9.000 orang dari 60 angkatan laut regional telah mengambil bagian dalam Latihan Maritim Internasional 2022, yang dikenal dengan akronim IMX 22, yang berfokus pada sistem angkatan laut tak berawak dan penggunaan kecerdasan buatan. Latihan dimulai pada 31 Januari selama upacara di markas Armada ke-5 AS di Bahrain, dan dilaporkan akan menjangkau Teluk Persia, Laut Arab, Teluk Oman, Laut Merah serta ujung utara Samudra Hindia. Game perang akan berakhir pada 17 Februari. Peserta termasuk sejumlah negara yang tidak memiliki hubungan formal dengan Zionis Israel, seperti Arab Saudi, Oman, Komoro, Djibouti, Somalia dan Pakistan, serta beberapa negara yang baru-baru ini dinormalisasi oleh rezim, seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain. . Seorang juru bicara Angkatan Laut AS mengatakan bahwa para perencana latihan menyadari konteks geopolitik dari negara-negara yang berpartisipasi, tetapi kerja samanya tinggi. Sementara Kuwait dan Qatar, tetangga Arab Saudi yang tidak memiliki hubungan formal dengan Zionis Israel, tidak berpartisipasi, menurut informasi Angkatan Laut AS. Bulan lalu, seorang pejabat tinggi di kementerian luar negeri Zionis Israel mengatakan Tel Aviv bekerja secara sembunyi-sembunyi menuju normalisasi hubungan diplomatik dengan Indonesia dan Arab Saudi.  “Ini adalah dua negara yang ingin kami capai kesepakatan, tetapi ini adalah proses yang lambat yang membutuhkan banyak waktu dan usaha. Kami berharap yang terbaik,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu pada konferensi pers. Meskipun Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik formal, Riyadh baru-baru ini telah mengambil sejumlah langkah menuju normalisasi hubungan dengan rezim Tel Aviv. Pada 6 Januari, kelompok hak asasi yang berbasis di London ALQST mengatakan rezim Riyadh menggunakan penangkapan sewenang-wenang untuk membungkam penentang keras normalisasi hubungan diplomatik antara kerajaan dan Zionis Israel. [IT/r]