Islam Times 27 Jun 2022 032022000000Mon, 27 Jun 2022 03:15:22 +0430 3:15 https://www.islamtimes.org/id/news/1001295/media-ue-mundur-ke-zaman-batu-bara -------------------------------------------------- Krisis BBM di Eropa: Title : Media: UE Mundur ke Zaman Batu Bara  -------------------------------------------------- IslamTimes - Sejumlah negara Uni Eropa telah meluncurkan rencana darurat yang bertujuan untuk menurunkan dan menjatah penggunaan gas alam dan menghidupkan kembali produksi listrik berbahan bakar batu bara, Business Insider melaporkan pada hari Selasa (22/6). Text : Beberapa anggota blok telah mengumumkan rencana darurat untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar kotor di tengah kekurangan gas Rusia Minggu ini, Jerman, Austria, dan Belanda mengumumkan bahwa pembangkit listrik tenaga batu bara dapat membantu mereka mengatasi krisis energi di musim dingin mendatang. Wakil Kanselir dan Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan negara itu membuat keputusan "pahit" untuk memulai kembali pembangkit listrik tenaga batu bara. “Tetapi jika kami tidak melakukannya, maka kami menghadapi risiko bahwa fasilitas penyimpanan tidak akan cukup penuh pada akhir tahun menjelang musim dingin. Dan kemudian kami dapat diperas di tingkat politik,” katanya, seperti dikutip oleh Reuters. Austria juga mengumumkan bahwa mereka akan mengubah pembangkit listrik berbahan bakar gas untuk menggunakan batu bara jika terjadi keadaan darurat, sementara Belanda menghapus batasannya pada produksi energi yang dihasilkan dari batu bara. Laporan juga menunjukkan bahwa pembangkit listrik tenaga batu bara Italia telah menimbun batu bara selama beberapa bulan terakhir. Sementara itu, Belanda dan Denmark pada Senin juga mengumumkan rencana darurat yang menyiratkan penjatahan gas jika terjadi kekurangan pasokan. Italia juga mempertimbangkan untuk menyatakan keadaan waspada energi, Reuters melaporkan, mengutip sumber, yang berarti negara itu juga dapat mulai menjatah gas untuk pengguna industri. Jerman dan Austria telah meluncurkan rencana darurat yang serupa. Pergeseran dari aspirasi energi hijau bebas batu bara UE ke bahan bakar kotor terjadi setelah pemasok gas utama blok tersebut, Gazprom Rusia, memangkas pengiriman sebesar 60% minggu lalu melalui pipa Nord Stream. Ini terjadi setelah penyedia perawatan Jerman Siemens gagal mengembalikan unit pompa dari perbaikan di Kanada, karena sanksi anti-Rusia Ottawa. Rusia telah menekankan bahwa langkah itu murni karena alasan teknis, karena fasilitas yang memompa gas dari Rusia ke Jerman dan lebih jauh ke Eropa tidak dapat bekerja pada kapasitas normal, dengan hanya tiga unit pompa dari delapan yang beroperasi. “Kami memiliki gas, siap untuk dikirim, tetapi Eropa harus mengembalikan peralatan, yang harus diperbaiki sesuai kewajiban mereka,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin (21/6), seperti dikutip oleh Reuters. Pejabat Eropa, bagaimanapun, telah mengecam keputusan itu sebagai politik. Blok tersebut bergantung pada Rusia untuk 40% dari kebutuhan gas alamnya dan pengurangan pengiriman menimbulkan ancaman bagi keamanan energi UE. Permintaan gas alam cukup tinggi di wilayah tersebut saat ini, karena panasnya musim panas memaksa orang Eropa untuk meningkatkan penggunaan sistem pendingin. Namun, situasinya dapat memburuk mendekati bulan-bulan musim dingin, ketika konsumsi musim panas jauh lebih tinggi.[IT/r]