Islam Times 1 Dec 2022 032022000000Thu, 01 Dec 2022 03:34:47 +0330 3:34 https://www.islamtimes.org/id/news/1027783/korea-selatan-mengatakan-mengerahkan-jet-setelah-melihat-pesawat-china-dan-rusia -------------------------------------------------- Korea Selatan - China dan Rusia: Title : Korea Selatan Mengatakan Mengerahkan Jet Setelah Melihat Pesawat China dan Rusia -------------------------------------------------- IslamTimes - Korea Selatan mengatakan pihaknya telah mengerahkan jet tempur setelah pesawat tempur China dan Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan udara (KADIZ) negara itu pada Rabu (30/11) pagi. Text : Dua pembom strategis H-6 China berulang kali memasuki dan meninggalkan KADIZ di lepas pantai selatan dan timur laut Korea Selatan sekitar pukul 5:50 pagi waktu setempat, kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Seoul. Beberapa jam kemudian, pesawat China kembali dari Laut Jepang (dikenal di Korea sebagai Laut Timur) di wilayah Pulau Ulleung bersama dengan enam pesawat tempur Rusia, termasuk pembom strategis TU-95 dan jet tempur SU-35, tambahnya. . Seoul mengatakan pihaknya mengerahkan jet tempur F-15K di udara sebagai langkah taktis melawan potensi situasi yang tidak disengaja. Pesawat tempur Rusia dan China tidak melanggar wilayah udara Korea Selatan, tegas JCS. Zona identifikasi pertahanan udara melampaui wilayah udara negara itu. Dideklarasikan oleh masing-masing negara bagian secara sepihak, ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak waktu bagi pesawat yang mendekat untuk mengidentifikasi diri guna menghindari potensi insiden. Kantor berita Korea Selatan Yonhap menunjukkan bahwa pesawat China dan Rusia terlihat di dalam KADIZ ketika “Korea Selatan mendorong untuk memperkuat aliansinya dengan Amerika Serikat di tengah persaingan China-AS yang semakin intensif, sambil mempertahankan penentangannya terhadap invasi Rusia ke Ukraina.” Kementerian pertahanan Rusia telah mengkonfirmasi bahwa pesawatnya melakukan misi patroli bersama dengan pesawat China di atas Laut Jepang dan Laut China Timur pada hari Rabu. Pembom strategis Rusia menghabiskan delapan jam di udara dan "ditemani oleh jet tempur dari negara asing selama bagian dari rute mereka," katanya. “Pesawat kedua negara [Rusia dan China] bertindak sesuai dengan hukum internasional. Tidak ada pelanggaran wilayah udara negara asing,” kata Moskow. Selama misi tersebut, pesawat Rusia melakukan pendaratan di lapangan terbang China, sementara pembom China mendarat di Rusia, tambahnya. Moskow dan Beijing telah melakukan misi udara bersama di wilayah tersebut sebagai bagian dari rencana kerja sama militer mereka. Korea Selatan juga melaporkan pesawat China dan Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan udara pada bulan Mei.[IT/r]