Islam Times 19 Oct 2019 172019000000Sat, 19 Oct 2019 17:41:29 -0400 17:41 https://www.islamtimes.org/id/news/822932/sayyid-hassan-nasrallah-peringatkan-situasi-berbahaya-di-lebanon -------------------------------------------------- Title : Sayyid Hassan Nasrallah Peringatkan Situasi Berbahaya di Lebanon -------------------------------------------------- Islam Times - Sekretaris Jenderal Hezbollah Lebanon, Sayyid Hassan Nasrallah memperingatkan situasi berbahaya yang dihadapi negara itu dan menyerukan para pemimpin politik Lebanon untuk memikul tanggung jawabnya. Text : Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu, 19/10/19, Nasrallah mengatakan siapa pun yang melarikan diri dari tanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban oleh rakyat Lebanon. "Setiap pemilihan parlemen baru akan memiliki hasil yang sama dengan yang kita miliki hari ini ... kami mendukung pemerintah saat ini tetapi dengan agenda baru dan semangat baru," kata Nasrallah seperti dikutip oleh stasiun televisi satelit Lebanon al-Manar. Demonstrasi massal meletus di beberapa daerah di Lebanon sebagai protes atas kenaikan pajak baru pada warga Lebanon. Protes terbesar terjadi pada Kamis di Beirut. Ribuan orang berkumpul di Lapangan Riad al-Solh dekat Grand Serail. Protes lain juga terjadi di beberapa daerah di seluruh negeri, termasuk Tripoli, Bekaa, Sidon dan Tirus. "Apa yang terjadi selama beberapa hari ini menegaskan bahwa menyelesaikan masalah melalui pajak akan mengakibatkan krisis." "Dalam situasi saat ini, ada dua bahaya besar; yang pertama adalah keruntuhan keuangan dan ekonomi, yang kedua adalah bahaya ledakan rakyat," tegasnya. Memperhatikan adanya ketidakpercayaan yang mendalam dari orang-orang terhadap pemerintah, Nasrallah mengatakan, "Setiap pemilihan parlemen baru akan menghasilkan parlemen yang sama saat ini." Dia menghargai protes rakyat Lebanon sebagai "pesan kuat yang berhasil dikirim ke pemerintah." Berbicara kepada mereka yang ingin menggulingkan presiden, Nasrallah mengatakan, "Anda membuang-buang waktu." "Kami tidak akan pernah meninggalkan orang-orang kami, kami tidak akan membiarkan negara ini hancur atau tenggelam," tambahnya. Dia mengulangi sikap perlawanan terhadap protes, "Jika perlu, kami akan meminta protes, kami menolak semua pajak terhadap orang miskin." "Mereka yang mengabaikan tanggung jawab akan diadili," tandas Nasrallah menekankan. [IT/Onh]