0
1
Komentar
Thursday 24 September 2015 - 16:15

Semoga Pembaca dan Simpatisan Islam Times Diberkati Allah Swt

Story Code : 487250
Idul Adha (indoberita)
Idul Adha (indoberita)
Idul Adha atau hari raya Kurban adalah hari memperingati pengorbanan dua Nabi Ulul Azmi, Nabi Ibrahim dan Ismail (as). Sepatutnya seluruh Muslimin merayakan peristiwa besar ini, mulimin harus mengingat bahwa tanpa pengorbanan, tidak ada capaian yang dapat diraih. Bahkan, cobaan dan penderitaan menuntut pengorbanan besar, bahkan hal itu kadang pra-syarat untuk lebih dekat dengan Allah Swt, sebagaimana kisah Nabi Ibrahim As dan Ismail.

Sekitar dua milyar jumlah komunitas Muslimin di seluruh dunia, hari ini merayakan Idul Adha, kita berharap semua pembaca dan juga simpatisan Islam Times.org' target='_blank'>Islam Times diberkati dengan penuh sukacita dan manfaat besar dari Allah yang Maha Kuasa.

Peristiwa Idul Adha adalah salah satu jalan bagaimana Muslimin bisa menghubungkan diri dengan sejarah Nabi. Dalam sejarah itu, Allah Swt menawarkan kepada kita kehormatan besar dengan memungkinkan kita ambil bagian dan larut dalam perjalanan Nabi, sebuah pengorbanan besar dari sejarah manusia awal waktu, sejarah manusia pilihan Allah Swt.

Tapi sisi lain, Idul Adha juga tidak harus diartikan hanya sebagai hari perayaan semata. Sebab didalam perayaan itu ada sebuah pengorbanan. Saat Nabi Ibrahim As, diberi cobaan, kesengsaraan dan petaka yang luar biasa, sang Nabi Saw tidak pernah menghilangkan waktu sejenak berpaling dari Allah Swt, tidak ada waktu baginya bergeming untuk tidak menaati Allah atau memenuhi perintah-Nya.

Bahkan Ibrahim As, senantiasa siap mengorbankan sebuah hadiah yang paling dihargai dan dicintainya,- berupa anak kesayangannya, Ismail (as),- yang Allah berikan kepadanya di usia sangat tua.

Kemudian, berapa banyak dari kita yang siap untuk membuat pengorbanan tersebut demi keridhaan Allah?

Ketika Nabi Ibrahim As, memenuhi dan berhasil menjalani semua ujian, Allah memberinya kabar gembira bahwa ia ditunjuk sebagai Imam (Pemimpin) dari seluruh umat manusia; Surat Al-Baqarah ayat 124 mengatakan, "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia". Dan Nabi Ibrahim As memahami bahwa ia tidak menerima begitu saja kehormatan besar ini akan secara otomatis diwariskan oleh keluarganya dan akan lulus dari generasi ke generasi. "Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku".

Jadi, ketika Ibrahim As, bertanya kepada Allah, bagaimana dengan keturunan saya, apakah kehormatan ini milik mereka juga, jawaban ilahi sangat instruktif, "Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim".

Dengan demikian, bahkan anak-anak dari Nabi Allah sekalipun, tidak secara otomatis berhak mendapatkan maqam "Imam", kecuali mereka mematuhi perintah Allah.

Peristiwa ini seyogyanya mampu membangunkan umat Islam untuk tanggung jawab besar di masa-masa yang sangat sulit seperti sekarang ini. Siap untuk berkurban demi sesamanya.

Dalam kondisi dan situasi dirundung petaka, sikap pasif dan putus asa, sama sekali bukan ciri-ciri Muslimin sejati.

Semoga Idul Adha tahun ini membuat kita sadar akan tanggung jawab terhadap Muslimin lain dan dihadapan, Yang Maha Kuasa. Semoga Allah Swt memberikan kita pemahaman kuat untuk memenuhi peran kita sebagai contoh kepada semua umat manusia yang mampu menunjukkan kasih sayang, komitmen dan tekad kuat. Islam Times.org' target='_blank'>Islam Times mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Kurban, 25 September 2015 (1436 H). [Islam Times.org' target='_blank'>Islam Times]

Artikel Terkait
Comment


beta
Indonesia
amiinn