0
Saturday 1 October 2022 - 05:00
Kesepakatan N Iran - P5+1:

Menlu Iran: Bertekad Mencapai Kesepakatan Baik, AS Beralih Akan Menunjukkan Kesiapan

Story Code : 1017042
Hossein Amir Abdollahian- Iranian Foreign Minister.jpg
Hossein Amir Abdollahian- Iranian Foreign Minister.jpg
Dalam sebuah wawancara untuk kantor berita Iran IRNA, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan pihak AS berbicara tentang niat baik tetapi yang paling penting bagi Iran adalah menerjemahkan niat baik ini di lapangan.

Amir-Abdollahian menekankan bahwa Teheran bertekad untuk mencapai kesepakatan yang baik, kuat, dan berkelanjutan dan tidak akan menyia-nyiakan upaya dalam hal ini, menambahkan bahwa sekarang giliran Washington untuk menunjukkan apakah cukup berani untuk mengambil keputusan yang diperlukan.

Dia mengindikasikan bahwa Iran telah bernegosiasi untuk memastikan penghapusan sanksi agar negara itu mendapat manfaat dari kepentingan ekonomi dari kesepakatan nuklir 2015.

Mengenai negosiasi dengan Arab Saudi, Amir-Abdollahian mengindikasikan bahwa kedua belah pihak telah menyelesaikan putaran kelima pembicaraan di Baghdad, mencatat bahwa hanya beberapa bagian dari kesepakatan yang dicapai di ibukota Irak yang telah dilaksanakan.

Diplomat top Iran mengindikasikan bahwa ada proposal untuk memulai pembicaraan di tingkat politik dan publik dengan Arab Saudi di Baghdad, menambahkan bahwa Iran secara umum telah menerima dan menyetujui gagasan ini.

Kapan pun Arab Saudi siap untuk membuka kembali kedutaannya di Iran dan melanjutkan hubungan normal dengan negara itu, Tehran akan menyambutnya, Amir-Abdollahian menggarisbawahi, menunjukkan bahwa pembicaraan antara kedua belah pihak sedang berlangsung untuk mencapai titik ini.

Patut dicatat bahwa Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein mengumumkan pada hari Selasa bahwa pembicaraan putaran berikutnya dan keenam antara Arab Saudi dan Iran akan dilakukan melalui badan intelijen.

Mengenai perang di Ukraina dan dugaan rumor tentang penjualan pesawat nir awak Iran ke Rusia, menteri luar negeri Iran mengatakan menekankan bahwa Teheran tidak memiliki kebijakan mempersenjatai satu sisi melawan yang lain dalam perang Ukraina, menunjukkan bahwa Iran melanjutkan upayanya. untuk membawa perdamaian, stabilitas, dan ketenangan ke Ukraina.

Amir-Abdollahian mencatat bahwa negaranya memiliki kerja sama pertahanan dengan Rusia, tetapi tidak menerima tindakan apa pun yang akan memperburuk perang di Ukraina.[IT/r]
Comment