0
Saturday 1 October 2022 - 11:08

Kementerian Intelijen Iran: AS dan Inggris 'Langsung' Terlibat dalam Kerusuhan Baru-baru Ini

Story Code : 1017054
Kementerian Intelijen Iran: AS dan Inggris
Puluhan teroris yang berafiliasi dengan rezim Zionis dan kelompok anti-revolusi telah ditahan selama beberapa hari terakhir kerusuhan, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan Jumat.

Kementerian menggarisbawahi keadaan di balik layar seputar kerusuhan yang didukung asing yang mengikuti kematian seorang wanita berusia 22 tahun dari Kurdistan, bernama Mahsa Amini, yang pingsan di kantor polisi dan meninggal di rumah sakit meskipun perawatan medis intensif dan upaya resusitasi.

Protes kekerasan meletus di seluruh negeri. Petugas keamanan diserang. Properti umum serta kendaraan polisi dan ambulans dirusak.

Kementerian Intelijen Iran mengatakan dalam pernyataannya bahwa elemen utama di balik kerusuhan itu sebagian besar adalah warga negara asing, anggota organisasi teroris anti-Iran Mujahedin-e-Khalq (MKO) di Albania, dan individu yang bekerja dengan kelompok teror anti-revolusi lainnya.

“Pada hari-hari yang lalu, pasukan yang menjaga ketertiban dan keamanan negara telah menghadapi keragaman kelompok seperti sekte, agen-agen mata-mata asing serta keterlibatan langsung dari pemerintah Amerika dan Inggris dan pengikut Saudi mereka; dan membodohi agen perusuh di jalanan,” kata pernyataan itu.

Kementerian Intelijen Iran menggarisbawahi bahwa 49 teroris MKO telah ditangkap karena aktif menyebarkan berita palsu, menghasut para perusuh untuk mengorganisir aksi teror dan perusakan, mengarahkan slogan dan hadir di jalan-jalan untuk merusak properti publik.

Kementerian mengatakan 77 anggota kelompok teroris anti-Iran juga telah ditangkap di Wilayah Kurdistan Irak.

Pernyataan itu menunjuk pada penahanan lima anggota kelompok teroris Takfiri dengan 36 kilogram bahan peledak yang akan digunakan untuk melakukan pengeboman dalam pertemuan.

Kementerian lebih lanjut mengatakan 92 orang yang berafiliasi dengan mantan rezim Pahlavi yang didukung AS telah diidentifikasi dan ditangkap dalam kerusuhan tersebut. 

Kementerian menambahkan bahwa sembilan warga negara dari Jerman, Polandia, Italia, Prancis, Belanda, dan Swedia, antara lain, ditangkap selama kerusuhan.

Kementerian Intelijen Iran mengatakan sejumlah besar pistol, berbagai jenis senapan mesin dan peluru serta senapan dan amunisi disita.[IT/AR]
Comment