0
Thursday 1 December 2022 - 03:51
Iran dan Gejolak Suriah:

Iran Menggarisbawahi Hak Suriah untuk Membela Diri Melawan Agresi Israel

Story Code : 1027786
Iran Menggarisbawahi Hak Suriah untuk Membela Diri Melawan Agresi Israel
Amir-Said Iravani, duta besar tetap Republik Islam untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, membuat pernyataan pada hari Selasa (29/11), berpidato di pertemuan Dewan Keamanan badan dunia itu.

"Keamanan dan stabilitas di Suriah utara hanya akan terwujud melalui pelestarian penuh dan penghormatan terhadap kedaulatan negara dan integritas teritorial," katanya.

“Operasi militer apa pun terhadap Suriah utara dapat [baik] menimbulkan tantangan atau bahkan memperburuk situasi kemanusiaan [di sana],” kata utusan tersebut.

Suriah dan rezim Zionis Israel secara teknis berperang karena pendudukan yang terakhir tahun 1967 hingga sekarang di Dataran Tinggi Golan negara Arab itu. Zionis Israel mempertahankan kehadiran militer yang signifikan di wilayah tersebut, yang digunakannya sebagai salah satu landasan peluncurannya untuk serangan terhadap wilayah Suriah.

Serangan rezim di Suriah mulai tumbuh secara signifikan dalam skala dan frekuensi setelah 2011 ketika negara Arab menemukan dirinya dalam cengkeraman militansi dan terorisme yang didukung asing yang merajalela.

Menurut Iravani, pelanggaran berulang rezim Zionis atas kedaulatan dan integritas teritorial Suriah, dan penargetan yang disengaja terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil negara Arab, sama dengan bertentangan dengan hukum internasional dan kemanusiaan serta Piagam PBB.

Oleh karena itu, pejabat itu bersikeras bahwa Dewan Keamanan harus mengutuk serangan rezim Zionis dan "serangan teroris" terhadap Suriah.

Iravani juga mengatakan sanksi yang telah dijatuhkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap negara Arab serta penjarahan sumber daya alam Suriah oleh Washington -- sebuah tren yang dimulai di bawah mantan presiden Amerika Donald Trump -- telah menambah tantangan yang dihadapi negara tersebut. sudah dihadapi dalam hal menjaga kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan.[IT/r]
Comment