0
Saturday 18 November 2023 - 02:11
Iran dan Gejolak Palestina:

Menlu Iran Memperingatkan Konflik Regional yang 'Tidak Dapat Dihindari' jika Israel Melanjutkan Perang di Gaza

Story Code : 1096386
Iranian Foreign Minister Hossein Amir-Abdollahian
Iranian Foreign Minister Hossein Amir-Abdollahian
Dalam sebuah wawancara dengan Financial Times yang diterbitkan pada hari Jumat (17/11), Amir-Abdollahian mengesampingkan kemungkinan pembicaraan langsung Tehran dengan Washington tetapi mengatakan Iran telah mengatakan kepada AS melalui jalur rahasia bahwa mereka tidak ingin perang Zionis Israel di Gaza menyebar lebih jauh.

Dia menambahkan bahwa Iran dan AS telah bertukar pesan sejak awal genosida Zionis Israel di Gaza sekitar 40 hari yang lalu melalui bagian kepentingan AS di kedutaan Swiss di Tehran.

“Menanggapi AS, kami mengatakan bahwa Iran tidak ingin perang meluas, namun karena pendekatan yang diadopsi oleh AS dan Zionis Israel di kawasan, jika kejahatan terhadap rakyat Gaza dan Tepi Barat tidak dihentikan, segala kemungkinan dapat dipertimbangkan, dan konflik yang lebih luas tidak dapat dihindari,” tegas Amir-Abdollahian.

Zionis Israel mengobarkan perang di Gaza pada 7 Oktober setelah gerakan perlawanan Palestina Hamas melakukan Operasi Badai Al-Aqsa yang mengejutkan terhadap entitas pendudukan sebagai pembalasan atas meningkatnya kejahatan Zionis Israel terhadap warga Palestina.

Menurut pihak berwenang Palestina, setidaknya 11.500 warga Palestina, termasuk lebih dari 4.700 anak-anak dan 3.155 wanita, tewas dan lebih dari 29.200 lainnya terluka dalam serangan Zionis Israel.

Pada tanggal 6 November, Amir-Abdollahian mengatakan kepada wartawan bahwa Tehran telah menerima pesan baru dari Washington yang mengklaim bahwa AS mengupayakan gencatan senjata di Jalur Gaza, namun dalam praktiknya mereka terus mendukung genosida Israel di wilayah Palestina.

“Amerika … menyampaikan pesan kepada kami dalam tiga hari terakhir (mengklaim) bahwa mereka menginginkan gencatan senjata dan telah melakukan upaya dalam hal ini,” kata menteri luar negeri Iran, seraya menambahkan bahwa “namun, mereka mendukung pembunuhan massal dan genosida orang-orang di Gaza."[IT/r]
Comment