PBB dan Gejolak Bahrain:

Kelompok Hak: Rezim Bahrain Melakukan Sekitar 850 Pelanggaran HAM pada Bulan Juli

8 Oct 2018 09:20

IslamTimes - Sebuah kelompok hak asasi manusia independen telah mendokumentasikan 844 kasus pelanggaran berat hak asasi manusia di Bahrain selama bulan Juli ketika rezim Al Khalifah yang berkuasa tanpa henti melanjutkan tindakan keras terhadap aktivis hak asasi manusia dan aktivis pro demokrasi di kerajaan kecil Teluk Persia itu.


Forum untuk Hak Asasi Manusia Bahrain (BFHR) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (6/10) bahwa 50 kasus melibatkan penangkapan sewenang-wenang, sementara penyiksaan ada 54 kasus. Pasukan rejim juga melakukan 94 penggerebekan tanpa jaminan di rumah-rumah pribadi.

BFHR menambahkan bahwa pasukan rezim Bahrain terlibat dalam hilang paksa 18 orang di tujuh kota dan desa yang berbeda selama bulan Juli.

Selain itu, pengadilan Bahrain menjatuhkan 20 tahun penjara kepada para pembangkang politik.

Kelompok hak asasi manusia menekankan bahwa terdakwa diadili dalam 70 kasus, dalam apa yang digambarkan sebagai "pelanggaran mencolok terhadap kebebasan berekspresi dan hak mereka untuk berkumpul secara damai."

Sementara itu, Pusat Internasional untuk Pendukung HAM dan Kebebasan (ICSRF), anggota Koalisi untuk Pengadilan Kriminal Internasional, telah meminta otoritas Bahrain untuk melepaskan kepala oposisi Gerakan Islam al-Wafa, Abdulwahab Hussain Ali Ahmed Esmael, yang berada dalam situasi kesehatan yang kritis.

ICSRF juga mendesak rezim Manama untuk memastikan semua yang ditahan di pusat-pusat penahanan Bahrain diperlakukan secara manusiawi, dan bahwa Aturan Standar Minimum PBB untuk Perlakuan terhadap Tahanan (SMR) dijalankan.[IT/r]
 
 


Story Code: 754548

News Link: https://www.islamtimes.org/id/news/754548/kelompok-hak-rezim-bahrain-melakukan-sekitar-850-pelanggaran-ham-pada-bulan-juli

Islam Times
  https://www.islamtimes.org