0
Monday 15 October 2018 - 22:12
Gejolak Bahrain:

Bahrain Penjarakan Tujuh Pembangkang dan Mencabut Kewarganegaraan Mereka

Story Code : 756019
Bahrain’s Ministry of Justice and Islamic Affairs in the capital Manama.jpg
Bahrain’s Ministry of Justice and Islamic Affairs in the capital Manama.jpg
Jaringan televisi berbahasa Arab Lualua melaporkan bahwa para pejabat mendakwa bersalah karena "bergabung dengan kelompok teroris" dan terlibat dalam ledakan pipa minyak mentah di desa Buri, yang terletak sekitar 13 kilometer barat daya ibukota Manama, lalu November tahun lalu.

Ketujuhnya itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas ledakan itu, dilucuti dari kewarganegaraan mereka, dan diperintahkan untuk membayar 200.000 dinar Bahrain ($ 530,480) sebagai denda.

Dua terdakwa lainnya dijatuhi hukuman penjara sepuluh tahun dan lima tahun masing-masing.

Pengacara Fatima al-Hawaj mengatakan para narapidana telah dengan tegas menolak tuduhan-tuduhan palsu yang ditujukan kepada mereka.

Dari tujuh terdakwa, tiga diadili secara in absentia. Empat lainnya diidentifikasi sebagai Fadhel Ali berusia 23 tahun, Anwar al-Mushaima, 24, Mohammed Mahrous, 27, dan Adel Saleh, 23 tahun.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment