0
Monday 22 October 2018 - 20:37
Arab Saudi dan Kasus Pembunuhan Khasshogi:

Laporan: Bin Salman Menghubungi Khashoggi sebelum Pembunuhan

Story Code : 757308
Jamal Khashoggi and Mohammad bin Salman
Jamal Khashoggi and Mohammad bin Salman
Laporan oleh harian pro-Pemerintah mengatakan bahwa Putra Mahkota menelepon kolumnis Washington Post beberapa saat sebelum dia dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul awal bulan ini.

“Khashoggi ditahan oleh tim Saudi di dalam gedung konsulat. Kemudian Pangeran Mohammed menghubungi Khashoggi melalui telepon dan berusaha meyakinkannya untuk kembali ke Riyadh,” kata laporan itu.

“Khashoggi menolak tawaran Pangeran Muhammad karena takut dia akan ditangkap dan dibunuh jika dia kembali. Tim pembunuh kemudian membunuh Khashoggi setelah percakapan berakhir.”

Otoritas Turki yakin para pembunuh Khashoggi menangkapnya kemudian jari-jarinya dipotong dan kemudian menyuntiknya dengan obat mematikan sebelum membawanya ke ruangan lain di mana dia dikekang ke meja rapat dan dipotong-potong.

Penyidik ​​yang memburu mayat Khashoggi telah melacak dua kendaraan konsulat Arab Saudi ke lokasi terpisah di luar pusat kota.

Satu kendaraan mengunjungi Belgrad Forest, area hutan besar di pinggiran Istanbul, sementara kendaraan lainnya pergi ke kota Yalova, satu jam perjalanan dari konsulat. Sisa-sisa jasad Khashoggi saat ini sedang dicari di dedua wilayah ini.

Polisi Turki telah menandai 15 orang, termasuk beberapa karyawan pribadi Pangeran Mohammed dan seorang patologi Arab yang dilatih Australia, yang kelihatan-garang, yang diduga membuat "pasukan pembunuh" untuk membunuh Khashoggi.

Khashoggi, seorang warga AS, memasuki konsulat pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen bagi pernikahannya yang akan datang dengan tunangan Hatice Cengiz warga Turki.

Karena kecurigaan atas kepergiannya semakin meningkat, pihak berwenang Saudi menawarkan berbagai penjelasan yang aneh, dimulai dengan pernyataan bahwa dia telah meninggalkan konsulat tanpa cedera.

Namun setelah media Turki melaporkan bahwa Apple Watch milik Khashoggi mungkin telah menangkap audio mengerikan dari dirinya yang disiksa, dibius, dibunuh dan kemudian dipotong-potong, pemerintah Saudi akhirnya mengakui bahwa jurnalis itu telah mati.

Namun, narasi baru - bahwa Khashoggi telah dicekik setelah meletus "keributan" antara dia dan pejabat di dalam konsulat - disambut dengan skeptisisme dan kecaman dari masyarakat internasional.[IT/r]

Pada hari Minggu, Saudi mengklaim rencana awal adalah untuk menculik Khashoggi dan mencoba membujuknya untuk kembali ke Arab Saudi tetapi membebaskannya tanpa cedera jika dia menolak.
 
 
Artikel Terkait
Comment