0
Monday 4 February 2019 - 16:34
Turki dan Kasus Pembunuhan Khasshogi:

Turki Mengatakan Tidak Bisa Memahami AS Diam terhadap Kasus Khashoggi

Story Code : 776062
Recep Tayyip Erdogan, Turkish President and ruling Justice and Development (AK) Party.jpg
Recep Tayyip Erdogan, Turkish President and ruling Justice and Development (AK) Party.jpg
"Saya tidak dapat memahami kebisuan Amerika ... Kami ingin semuanya diklarifikasi karena ada kekejaman, ada pembunuhan," kata Erdogan dalam sebuah wawancara dengan televisi TRT milik pemerintah. "Pembunuhan Khashoggi bukan yang biasa."

Tim investigasi yang dipimpin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yakin Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman adalah tersangka utama dalam pembunuhan Khashoggi yang disponsori negara di Turki pada Oktober 2018, seorang penasihat Erdogan mengatakan Jumat (1/2).

Yasin Aktay membuat pernyataan pada hari Jumat setelah pertemuan dengan tim investigasi PBB yang menyelidiki pembunuhan brutal Khashoggi di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul Oktober lalu.

Tim, yang dipimpin oleh Agnes Callamard, pelapor khusus PBB untuk eksekusi di luar hukum, penindasan, atau sewenang-wenang, tiba di Turki pada hari Senin (28/1) untuk menyelidiki pembunuhan Khashoggi.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment