0
Tuesday 30 April 2019 - 22:18

Video al-Baghdadi Muncul untuk Pertama Kalinya dalam 5 Tahun

Story Code : 791552
Video al-Baghdadi Muncul untuk Pertama Kalinya dalam 5 Tahun
Pria yang dikatakan sebagai Abu Bakar al-Baghdadi dalam video itu juga mengklaim pemboman Hari Paskah di Sri Lanka yang menewaskan lebih dari 250 orang yang dianggap "bagian dari pembalasan" yang menanti Barat.

Meskipun banyak klaim tentang kematiannya dalam beberapa tahun terakhir, namun keberadaan al-Baghdadi tetap menjadi misteri. Banyak pembantu utamanya juga tewas terbunuh.

Video yang dirilis oleh outlet media yang dijalankan oleh para ekstremis, Al-Furqan, menunjukkan al-Baghdadi dengan janggut lebat wwrna abu-abu dan merah, mengenakan jubah hitam dengan rompi krem ​​dan duduk di lantai disampingnya tampak seperti senapan serbu AK-74 yang disandarkan di sebelahnya. Dia berbicara dengan tiga pria yang duduk di seberangnya yang wajahnya ditutupi dan dikaburkan.

Ini adalah penampilan video pertamanya sejak ia menyampaikan khotbah di masjid al-Nuri di kota Mosul Irak pada tahun 2014. Dalam video itu, ia tampil sebagai sosok berjubah hitam dengan janggut hitam yang dipangkas untuk menyampaikan khotbah dari mimbar. Di masjid itu ia mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk bersumpah setia pada kekhalifahan dan menaatinya sebagai pemimpin.

Sejak itu, ia hanya merilis pesan audio melalui outlet media grup.

Dalam video yang dirilis Senin, al-Baghdadi mengakui bahwa ISIS kalah perang di Baghouz di Suriah timur, potongan teritori terakhir kelompok Takfiri ISIS yang ditangkap bulan lalu oleh Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi yang didukung AS. Jatuhnya Baghouz menandai kekalahan teritorial ISIS dan berakhirnya kekhalifahan ISIS atas bagian-bagian Suriah dan Irak.

Al-Baghdadi mengatakan, pertempuran untuk Baghouz menunjukkan "kebiadaban dan kebrutalan" Barat dan "keberanian, ketabahan, dan ketahanan bangsa Islam".

"Ketabahan ini mengejutkan hati Tentara Salib atas apa yang meningkatkan kemarahan mereka," tambahnya.

Mengacu pada kemunduran dalam pertempuran, ia mengatakan "saudara" dari banyak pejuang yang jatuh "akan membalas itu, karena mereka tidak akan lupa selama mereka memiliki darah di pembuluh darah, dan akan ada pertempuran setelah ini".

Al-Baghdadi juga meminta secara khusus pengikutnya untuk mengintensifkan serangan ke Perancis.

Dia membuat referensi berulang untuk peristiwa terkini, termasuk Benjamin Netanyahu yang memenangkan pemilihan di Israel dan jatuhnya diktator lama Abdelaziz Bouteflika dan Omar al-Bashir di Aljazair dan Sudan.

Yang paling penting, ia memuji serangan di Sri Lanka yang katanya telah "menyenangkan hati umat Islam," dan mengatakan itu adalah "bagian dari balas dendam yang menunggu Tentara Salib dan pengikut mereka".

Kelompok itu telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri terhadap gereja dan hotel di Sri Lanka, dan para penyelidik melihat sejauh mana keterlibatan kelompok ISIS setempat yang melakukan pemboman bunuh diri.

Tidak jelas kapan atau di mana video itu direkam. Namun, al-Baghdadi tampak sehat-sehat saja, meskipun ia berbicara perlahan dan terkadang terbata-bata dalam video.

Video itu tampaknya ditujukan untuk meningkatkan moral pengikutnya. Dia menyombongkan kelompoknya yang sudah melakukan 92 serangan di delapan negara untuk membalas kehilangan wilayah di Suriah, mengutip Sri Lanka, Libya dan Arab Saudi, tanpa menawarkan bukti untuk klaimnya.

"Pertempuran kami hari ini adalah perang gesekan untuk merugikan musuh, dan mereka harus tahu bahwa jihad akan berlanjut sampai kiamat," kata al-Baghdadi. [IT]


 
Artikel Terkait
Comment