0
Wednesday 15 May 2019 - 19:03
Saudi Arabia dan Regional:

Saudi: Fasilitas Minyak Diserang Menargetkan Pasokan Dunia

Story Code : 794378
Oil tanks at a Saudi Aramaco plant in Haradh.jpg
Oil tanks at a Saudi Aramaco plant in Haradh.jpg
Serangan pesawat tak berawak yang dilakukan oleh para revolusioner Houthi Yaman menutup salah satu jaringan pipa minyak utama kerajaan pada hari Selasa (14/5), lebih lanjut meningkatkan ketegangan Teluk setelah sabotase misterius empat kapal, dua di antaranya kapal tanker Saudi, tepat di luar Teluk pada hari Minggu (12/5).

"Kabinet menegaskan bahwa tindakan terorisme dan sabotase ini ... tidak hanya menargetkan kerajaan tetapi juga keamanan pasokan minyak dunia dan ekonomi global," katanya setelah pertemuan yang dipimpin oleh Raja Salman di kota Jeddah, Laut Merah, Selasa (14/5) malam.

Serangan pesawat tak berawak hari Selasa (14/5) menghantam dua stasiun pompa di jalur pipa timur-barat kerajaan, yang dapat mengangkut lima juta barel minyak mentah per hari dan menyediakan rute alternatif yang strategis untuk ekspor Saudi jika jalur pengiriman dari Teluk melalui Stait of Hormuz ditutup.

Kapal tanker Saudi Al-Marzoqah dan Amjad mengalami "kerusakan signifikan" dalam serangan sabotase yang belum dijelaskan di Laut Oman di Uni Artab United pada hari Minggu (12/5), Menteri Energi Khalid al-Falih mengatakan, tetapi tidak ada korban atau tumpahan minyak.

Baik Arab Saudi maupun UEA, keduanya sekutu dekat Amerika Serikat, belum memberikan perincian tentang sifat serangan itu.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment