0
Friday 7 June 2019 - 00:03
Palestina vs AS dan Zionis Israel:

AS Menyerahkan Mantan Calon Presiden Palestina ke 'Israel'

Story Code : 798154
Abdelhalim al-Ashqar, former Palestinian university professor and presidential candidate.jpg
Abdelhalim al-Ashqar, former Palestinian university professor and presidential candidate.jpg
Dewan Hubungan Internasional - Palestina, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis (6/6), mengecam pihak berwenang Amerika karena mengekstradisi Abdelhalim al-Ashqar ke Zionis 'Israel', menekankan bahwa para pejabat AS memikul tanggung jawab penuh untuk nasib Ashqar, yang kini berada di tangan para "Penjahat" rezim Tel Aviv.

Dewan mencatat bahwa langkah tersebut membuktikan permusuhan pemerintah AS terhadap bangsa Palestina dan stabilitas dan perdamaian di wilayah Timur Tengah serta biasnya yang terang-terangan mendukung rezim Israel yang tidak adil dan kejahatan yang sedang berlangsung.

Pernyataan itu lebih jauh berargumen bahwa pihak berwenang Amerika telah secara tidak adil menghukum Ashqar 11 tahun penjara setelah menempatkannya dalam tahanan rumah selama hampir dua tahun. Dia mengenakan monitor pergelangan kaki di kaki kanannya di rumahnya di Alexandria, Virginia.

Dia diberhentikan dari posisi mengajar di Universitas Washington pada Agustus 2004. Dia kemudian ditangkap, didakwa melakukan pemerasan dan secara ilegal mengumpulkan dana untuk Hamas, dan dimasukkan ke dalam tahanan rumah.

Ashqar mencalonkan diri sebagai kandidat presiden independen pada pemilihan umum 9 Januari 2005. Dia adalah salah satu dari 10 pesaing yang berusaha menggantikan Yasser Arafat, yang meninggal pada 11 November 2004 sebagai kepala Otoritas Palestina.

Pada November 2007, ia dijatuhi hukuman 135 bulan penjara.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment