0
Wednesday 31 July 2019 - 01:14
AS dan Gejolak Afghanistan:

Dua Tentara Amerika Tewas dalam 'Serangan Orang Dalam’ di Afghanistan

Story Code : 808014
US military Chinook helicopter lands.jpg
US military Chinook helicopter lands.jpg
Misi aliansi militer NATO yang disebut Resolute Support (RS) mengumumkan kematian dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (29/7), tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Mohammad Qasam, wakil kepala polisi di Provinsi Kandahar di Afghanistan selatan, mengatakan serangan itu terjadi di pangkalan militer Afghanistan selama kunjungan pasukan AS.

"Informasi awal adalah dua pasukan AS tewas dan satu lagi cedera," kata Qasam.

Seorang pejabat AS, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, juga mengatakan informasi awal menunjukkan bahwa itu adalah serangan "hijau-biru" (atau serangan oleh orang dalam) - di mana anggota layanan atau militan Afghanistan yang menyamar dengan seragam tentara Afghanistan menembak ke arah AS atau pasukan koalisi, lapor Reuters.

Sumber itu mengatakan insiden itu terjadi di Provinsi Kandahar, menekankan bahwa informasi awal dapat berubah.

Kematian itu membuat jumlah pasukan AS yang tewas di Afghanistan bulan ini menjadi tiga dan setidaknya 11 pada tahun 2019.

AS dan sekutunya menyerbu Afghanistan pada tahun 2001. Sementara invasi itu mengakhiri pemerintahan Taliban di negara itu, dia gagal menghilangkan kelompok militan. Kelompok teroris Daesh juga muncul di negara Asia baru-baru ini.

Serangan itu terjadi ketika Amerika Serikat terus menegosiasikan kesepakatan damai dengan pelaku utama serangan di Afghanistan, kelompok militan Taliban, yang menargetkan sebagian besar warga sipil dan pasukan keamanan Afghanistan.

PBB: Hampir 4.000 orang Afghanistan terbunuh, terluka pada tahun 2019

Sementara itu, sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada hari Selasa (30/7) mengatakan bahwa setidaknya 3.812 warga sipil Afghanistan terbunuh atau terluka pada paruh pertama 2019 dalam perang di Afghanistan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment