0
Monday 12 August 2019 - 16:23
Iran dan Gejolak Teluk Persia:

IRGC: AS dan Inggris Bertanggung jawab atas Konsekuensi Kehadiran Israel di Teluk Persia

Story Code : 810187
US-led military coalition in the Persian Gulf.jpg
US-led military coalition in the Persian Gulf.jpg
"Amerika Serikat dan Inggris harus memikul tanggung jawab atas keberadaan ilegal rezim Zionis di perairan Teluk Persia," kata Komandan Angkatan Laut IRGC Laksamana Muda Alireza Tangsiri kepada saluran TV Libanon Al Mayadin pada hari Minggu (11/8).

"Setiap kehadiran rezim Zionis di perairan Teluk Persia adalah ilegal, karena dapat mengakibatkan perang dan konfrontasi di kawasan itu," komandan tertinggi itu memperingatkan.

Komentar itu muncul setelah Zionis Israel mengatakan akan bergabung dengan koalisi maritim AS di Teluk Persia, yang menurut AS bertujuan meningkatkan keamanan navigasi di badan air.

Menteri luar negeri Zionis Israel Israel Katz mengatakan pada 7 Agustus bahwa rezim akan menjadi bagian dari koalisi yang dipimpin AS untuk "melindungi keamanan Teluk Persia".

Pada hari Jumat (9/8), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Sayyid Abbas Mousavi memperingatkan bahwa negara itu mempertimbangkan kemungkinan kehadiran Zionis Israel dalam koalisi pimpinan-AS di Teluk Persia sebagai ancaman yang jelas bagi keamanan nasionalnya, dan berhak untuk melawannya.

"Dalam kerangka kebijakan pencegahan dan pertahanan negara itu, Republik Islam Iran memiliki hak untuk melawan ancaman ini dan mempertahankan wilayahnya," katanya.

"Rezim AS dan rezim tidak sah Zionis bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari langkah berbahaya ini," tambah jurubicara itu.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment