0
Thursday 15 August 2019 - 13:12
Iran - Inggris:

Tanker Minyak Iran Menunggu Lampu Hijau untuk Segera Meninggalkan Gibraltar

Story Code : 810619
Grace 1 off the coast of Gibraltar.jpg
Grace 1 off the coast of Gibraltar.jpg
Ketua Menteri Gibraltar Fabian Picardo tidak akan mengajukan permohonan untuk memperbarui perintah untuk menahan Grace 1, The Sun melaporkan pada Rabu (14/8) malam.

Dikatakan bahwa kapten kapal telah memberikan tugas tertulis kepada Ketua Menteri, dan Picardo tidak akan meminta hakim untuk memperpanjang penahanannya dalam sidang pengadilan pada hari Kamis (15/8).

"Tidak ada alasan untuk mempertahankan Grace 1 di Gibraltar lebih lama jika kami tidak lagi percaya bahwa itu melanggar sanksi terhadap Suriah,” harian Inggris mengutip sumber yang dekat dengan Ketua Menteri mengatakan.

"Itu sekarang masalahnya, jadi kamu bisa berharap melihatnya dalam perjalanan besok," tambah sumber itu.

Pada hari Selasa (13/8), Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran mengumumkan bahwa Inggris diperkirakan akan segera membebaskan kapal tanker yang disita bulan lalu di lepas pantai Gibraltar. Berbicara pada konferensi pers, Jalil Eslami, wakil kepala organisasi itu mencatat bahwa London telah menunjukkan kesediaan untuk menyelesaikan sengketa diplomatik yang telah pecah antara kedua belah pihak terkait kasus ini.

Selain itu, pada hari Selasa (13/8), seorang juru bicara untuk Gibraltar mengatakan wilayah luar negeri Inggris sedang mencari (penyelesaian) "untuk mengurangi masalah yang timbul sejak" penahanan supertanker itu, lapor Reuters.

Sebelumnya, perusahaan keamanan maritim Dryad Global melaporkan bahwa Grace 1 telah mengisyaratkan tujuan baru Maroko, tetapi kemudian menghapus pembaruan.

TankerTrackers.com juga tweeted bahwa kapal tanker itu telah menandakan Maroko sebagai tujuan berikutnya setelah menghabiskan 5 minggu di Gibraltar.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment