0
Sunday 15 September 2019 - 12:16
AS - Iran:

Senator: AS Harus Mengebom Kilang Iran untuk Menghentikan Langkah Pengayaannya

Story Code : 816269
Lindsey Graham, Hawkish Republican US Senator of South Carolina.jpg
Lindsey Graham, Hawkish Republican US Senator of South Carolina.jpg
"Sekarang saatnya bagi AS untuk melakukan serangan terhadap kilang Iran jika mereka melanjutkan provokasi mereka atau meningkatkan pengayaan nuklir," kata anggota parlemen veteran dari South Carolina di Twitter, Sabtu (14/9).

"Iran tidak akan menghentikan perilaku buruk mereka sampai konsekuensinya menjadi lebih nyata, seperti menyerang kilang mereka, yang akan mematahkan punggung rezim," tambah Senator yang pro-Zionis Israel, yang duduk di Komite Hubungan Luar Negeri Senat dan telah menempatkan dirinya sebagai pemimpin pencela terhadap Republik Islam.

Kembali pada bulan Juni, Graham juga mengatakan serangan retorika provokatif terhadap Tehran setelah Iran menembak jatuh mata-mata AS yang menerobos ke perairan teritorial Iran di Teluk Persia, mengancam bahwa Republik Islam harus bersiap untuk "rasa sakit yang hebat."

Sudah menjadi kebiasaan para anggota parlemen AS yang dibiayai oleh kelompok lobi pro-Israel yang kuat di negara itu untuk mengecam keras Iran atau mensponsori langkah-langkah legislatif terhadap Republik Islam untuk membuktikan kesetiaan mereka kepada rezim yang menduduki Palestina.

Setelah Iran ditembak jatuh dari pesawat pengintai AS, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa dia menarik perintah untuk menyerang Iran pada menit terakhir mengutip potensi hilangnya nyawa. Namun pihak berwenang Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap negara itu akan pasti dibalas.

Retorika penghasut perang oleh Graham, yang sangat dekat dengan Trump, bukanlah hal baru. Juni lalu, dia juga menyarankan agar Amerika Serikat mengambil tindakan militer terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro sehingga negara-negara yang menentang AS akan diintimidasi dan menyerah pada tuntutan Washington.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment