0
Sunday 22 September 2019 - 14:35

Tentara Suriah Tangkap Drone Israel Dekat Dataran Tinggi Golan

Story Code : 817650
Drone Israel
Drone Israel
SANA tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang drone tersebut tetapi memposting beberapa foto kendaraan udara tak berawak itu.

Israel berkali-kali melakukan serangan udara dan serangan rudal di dalam wilayah Suriah. Israel mengatakan pihaknya menargetkan sebagian besar pangkalan pasukan Iran dan kelompok militan Lebanon Hizbullah di Suriah.

Insiden itu terjadi dua hari setelah pesawat tak berawak Israel lain dihancurkan di pinggiran Damaskus di Aqraba.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas drone pada hari Sabtu.

Di lebanon pada Kamis, penyelidikan pemerintah menyimpulkan bahwa dua pesawat tak berawak Israel sedang dalam misi serangan ketika mereka jatuh di ibukota bulan lalu, salah satunya dipersenjatai dengan 4,5 kilogram bahan peledak.

Sementara itu di negara tetangga Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu menyatakan frustrasi dengan apa yang dia katakan adalah dukungan berkelanjutan Amerika Serikat kepada militan Kurdi Suriah.

Berbicara kepada wartawan sebelum keberangkatannya ke pertemuan-pertemuan AS di New York, Erdogan menegaskan bahwa Turki telah menyelesaikan semua persiapan untuk operasi militer unilateral yang mungkin di Suriah timur laut, di sepanjang perbatasan Turki di sebelah timur Sungai Efrat.

Bulan lalu, Turki dan Amerika Serikat sepakat untuk mengambil langkah-langkah menuju pembentukan apa yang disebut "zona aman" di daerah yang akan membuat pasukan Kurdi Suriah yang didukung AS menjauh dari perbatasan Turki. Turki memperingatkan zona itu tidak akan mengizinkan Amerika Serikat menunda pembentukan zona aman dan mengancam untuk memulai operasi sendiri dalam waktu dua minggu.

Ankara menganggap para pejuang Kurdi Suriah sebagai "teroris" karena kaitan mereka dengan pemberontak Kurdi di Turki.

"Kami tidak ingin berkonfrontasi dengan Amerika Serikat," kata Erdogan. "Namun, kami tidak memiliki pilihan untuk mengabaikan dukungan yang diberikan Amerika Serikat pada organisasi-organisasi teroris di daerah yang tidak diundang."

Erdogan mengatakan ia akan membahas masalah ini selama kemungkinan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di New York. [IT/onh]


 
Artikel Terkait
Comment