0
Monday 7 October 2019 - 11:23
Gas Iran:

Menteri: Perusahaan Iran Menggantikan China di Proyek Gas Pars Selatan

Story Code : 820517
Bijan Namdar Zanganeh -Iran
Bijan Namdar Zanganeh -Iran's Oil Minister.jpg
Berbicara kepada wartawan pada hari Minggu (6/10), Bijan Namdar Zanganeh mengatakan PetroPars telah mengambil alih pelaksanaan proyek yang belum selesai untuk mengembangkan fase 11 ladang gas Pars Selatan setelah kontraktor Cina meninggalkan proyek.

Perusahaan Iran akan memasang jaket pertama (kerangka baja yang mendukung dek platform lepas pantai tetap) di fase 11 South Pars untuk menghasilkan 500 juta kaki kubik gas pada Maret 2020, Zanganeh menambahkan.

Pada Juli 2017, perusahaan Perancis Total menandatangani kesepakatan $ 1 miliar untuk mengembangkan ladang gas South Pars bekerja sama dengan China National Petroleum Company (CNPC) dan PetroPars.

Namun Prancis menarik diri dari kesepakatan pada Mei 2018 karena keputusan Presiden AS Donald Trump menarik negaranya keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015.

Kemudian, CNPC secara resmi menggantikan Total dalam proyek tersebut, tetapi dia menangguhkan investasi di Iran pada Desember 2018 sebagai tanggapan atas tekanan AS.

Penghentian investasi mengikuti empat putaran pembicaraan antara pejabat China dan pejabat senior AS yang mendesak CNPC untuk menahan diri dari menyuntikkan pembiayaan baru di Iran.

South Pars adalah ladang gas terbesar di dunia.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment