0
Wednesday 9 October 2019 - 17:59
Gejolak Suriah:

Kurdi Suriah Kemungkinan Adakan Pembicaraan dengan Damaskus di tengah Penarikan Pasukan AS

Story Code : 821056
Kurdish-led militants from the so-called Syrian Democratic Forces (SDF).jpg
Kurdish-led militants from the so-called Syrian Democratic Forces (SDF).jpg
"Jika Amerika mengosongkan daerah itu dan terutama daerah perbatasan untuk memastikan kami, sebagai pemerintahan otonomi dan sebagai SDF, akan dipaksa untuk mempelajari semua opsi yang tersedia," Badran Jia Kurd mengatakan kepada kantor berita Reuters, Selasa (8/10).

 "Pada saat itu kami dapat mengadakan pembicaraan dengan Damaskus atau pihak Rusia untuk mengisi kekosongan atau memblokir serangan Turki, sehingga ini dapat berkembang dan mungkin ada pertemuan dan kontak jika terjadi kekosongan," tambahnya.

Seorang pejabat senior pemerintah Suriah, sebaliknya, mengatakan Damaskus siap menyambut Kurdi Suriah kembali setelah Washington meninggalkan mereka untuk menghadapi ancaman militer Turki sendirian.

"Kami akan mempertahankan semua wilayah Suriah, dan kami tidak akan menerima pendudukan apa pun atas tanah Suriah," Wakil Menteri Luar Negeri Faisal Mekdad mengatakan kepada surat kabar al-Watan yang pro pemerintah dan berbahasa Arab dalam komentar yang diterbitkan pada hari Selasa.

Dia mencatat bahwa kelompok-kelompok Kurdi telah "diusir" oleh Washington, setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Senin memberi Turki lampu hijau untuk terus maju dengan serangan ofensifnya yang telah lama terancam.

"Bangsa ini menyambut semua anak-anaknya dan Damaskus akan menyelesaikan semua masalah di Suriah secara positif, jauh dari kekerasan," kata Mekdad, bersumpah untuk mengambil kembali semua wilayah Suriah.

 "Kami menyarankan mereka yang tersesat untuk kembali ke negara itu, karena bangsa itu adalah takdir terakhir mereka," tambahnya, mendesak Kurdi Suriah untuk berdamai dengan pemerintah Damaskus.

Mekdad menggarisbawahi bahwa militan Kurdi di Suriah “dimainkan” oleh Washington.

SDF: Invasi Turki adalah ‘dukungan langsung’ ke Daesh

Secara terpisah, juru bicara militan yang dipimpin Kurdi dari apa yang disebut Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mengatakan pada hari Senin bahwa invasi Turki ke Suriah timur laut akan memberikan "dukungan langsung" kepada kelompok teroris Takfiri Daesh.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment