0
Tuesday 22 October 2019 - 23:43

Velayati Kepada Utusan China, Negara-negara Perlawanan Unggul dalam Keseimbangan Kekuatan

Story Code : 823502
Ali Akbar Velayati dalam pertemuan denga utusan China di Tehran pada Selasa, 22/10/19.
Ali Akbar Velayati dalam pertemuan denga utusan China di Tehran pada Selasa, 22/10/19.
Velayati membuat pernyataan itu dalam pertemuan dengan utusan khusus China untuk urusan Timur Tengah Zhai Jun di Tehran pada Selasa, 22/10/19.

Penasihat utama itu memuji sikap China tentang masalah yang berkaitan dengan Iran. "China adalah negara yang penting bagi kami, dan adanya hubungan yang sangat mendalam antara kedua negara."

Dia lebih lanjut menggambarkan hubungan bilateral antara kedua negara sebagai strategis dan berkembang.

"Kami menyaksikan situasi kritis di kawasan dan perkembangan yang sangat penting sedang terjadi, dan sebagian besar negara di dunia cenderung aktif di kawasan ini, dan kami ingin China menjadi lebih aktif di kawasan itu. Kami perlu mengambil langkah-langkah untuk mengembangkan kerja sama regional," tambah Velayati.

Merujuk pada konspirasi kekuatan asing terhadap negara-negara di kawasan Timur Tengah termasuk Suriah, Irak, dan Yaman, ditegaskannya, Iran mendukung rakyat negara-negara itu melawan terorisme yang didukung asing.

Iran akan melanjutkan dukungannya kepada negara-negara di kawasan itu. "Negara-negara Suriah, Yaman, dan Irak pasti akan keluar sebagai pemenang dan keamanan akan kembali ke wilayah tersebut", tegasnya.

Front Perlawanan akan berada di atas angin dalam keseimbangan kekuasaan di wilayah Asia Barat, dan memperkirakan, wilayah tersebut akan kembali ke pemilik aslinya.

Utusan khusus Tiongkok untuk urusan Timur Tengah, juga memuji kerja sama positif Iran di wilayah. "Hubungan Iran-China berada pada tingkat yang sangat baik, dan kemitraan strategis antara kedua negara sangat maju dan hubungan sangat mendalam", katanya.

Menunjuk sensitivitas wilayah, Zhai Jun mengatakan, "wilayah itu sangat sensitif dan keamanan harus dikembalikan", tegasnya.  

Bberbicara tentang hubungan Iran-Saudi, dikatakannya, Iran dan Arab Saudi adalah dua negara penting di kawasan yang harus memiliki hubungan damai.

Kedua belah pihak mendiskusikan dan bertukar pandangan tentang pengembangan hubungan bilateral, regional dan internasional. [IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment