0
Saturday 26 October 2019 - 17:53

Sekjen PBB Serukan Pembicraan Politik di Suriah

Story Code : 824089
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres
Menjawab pertanyaan dari Agensi Anadolu, Guterres mengatakan, konflik di wilayah tersebut berkurang setelah kesepakatan minggu ini antara Turki dan Rusia.

"Tujuan utama kami sangat sederhana: tidak ada peningkatan konflik dan saya senang, kami tidak memiliki informasi tentang konflik apa pun yang terjadi pada saat ini di Suriah timur laut," kata Guterres kepada wartawan di markas PBB di New York.

Guterres mengatakan sudah waktunya memetakan jalan politik ke depan bagi negara itu setelah lebih dari delapan tahun bertempur dengan pertemuan Komite Konstitusi Suriah, yang dijadwalkan bertemu di Jenewa untuk pertama kalinya minggu depan.

"Jelas bagi saya, apa yang terjadi di Suriah utara menunjukkan bahwa sudah waktunya untuk mulai serius membahas permainan akhir, dan jika itu masalahnya, proses politik menjadi lebih penting dari sebelumnya," kata Guterres.

"Komitmen total kami sekarang adalah memastikan bahwa Komite Konstitusi akan memulai pekerjaannya di Jenewa sebagai langkah pertama untuk solusi politik yang diharapkan akan mengarah pada akhir bab tragis ini dalam kehidupan masyarakat Suriah."

Guterres juga menyampaikan kekhawatiran tentang anggota kelompok teror ISIS yang melarikan diri dari pusat penahanan yang dikontrol YPG di Suriah timur laut selama operasi militer yang diluncurkan oleh Turki di wilayah tersebut awal bulan ini.

“Ada sejumlah pejuang yang berhasil melarikan diri dan kami telah meminta semua pihak yang terlibat untuk memastikan bahwa semuanya dilakukan agar tidak terjadi lebih banyak, dan kami percaya masyarakat internasional perlu menemukan solusi bagi mereka yang telah melakukan kejahatan agar bisa secara efektif dipertanggungjawabkan, ”kata Guterres.[IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment