0
Thursday 7 November 2019 - 10:18
Kesepakatan N Iran-P5+1:

Duta: Langkah Baru Nuklir Iran Dimaksudkan untuk Menyelamatkan JCPOA

Story Code : 826002
Iran and UE meeting.jpg
Iran and UE meeting.jpg
"Kami melakukan ini (langkah nuklir ke-4) karena kami ingin menyelamatkan kesepakatan nuklir dari kehancuran total," kata Baeidinejad kepada Sky News dalam sebuah wawancara pada hari Selasa (7/11).

Dia menambahkan, "Karena, pada kenyataannya, pihak lain belum dapat memenuhi kewajiban mereka, dan Iran mengambil tindakan tertentu untuk memastikan bahwa kesepakatan itu akan berjalan.

"Jadi, kami mengurangi beberapa komitmen kami untuk memberikan peringatan bahwa situasi ini tidak dapat dilanjutkan dan mendesak mereka (pihak lain) untuk sepenuhnya setuju untuk mengimplementasikan bagian komitmen mereka," katanya.

Utusan Iran mengatakan pihaknya tergantung pada pihak lain apakah Iran akan mengembalikan kegiatan energi nuklirnya ke tingkat yang ada sebelum kesepakatan atau menggunakan tindakan pembalasan yang lebih kuat.

Dalam pidato pada hari Selasa, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan langkah keempat untuk mengurangi kewajiban negara di bawah Rencana Komprehensif Aksi Bersama (JCPOA) akan dimulai besok.

"Langkah ke-4, seperti tiga langkah sebelumnya, dapat dibalik dan kapan pun mereka (pihak lain) memenuhi kewajiban mereka, kami akan kembali (ke komitmen kami)," tambah presiden.

Langkah keempat akan diambil besok (Rabu) di situs nuklir Fordow, Rouhani mengatakan, menambahkan bahwa Iran memiliki 1.044 sentrifugal di Fordow, yang seharusnya berputar tanpa gas menurut JCPOA tetapi gas akan disuntikkan ke mereka besok.

Pada Mei 2018, Presiden AS Donald Trump menarik negaranya keluar dari JCPOA.

Iran dan partai-partai yang tersisa meluncurkan pembicaraan untuk menyelamatkan JCPOA setelah penarikan AS, tetapi tiga pihak Uni Eropa untuk kesepakatan (Perancis, Inggris, dan Jerman) telah gagal untuk memastikan kepentingan ekonomi Iran.

Tidak adanya tindakan Uni Eropa memaksa Tehran untuk berhenti menghormati komitmen tertentu terhadap perjanjian nuklir, termasuk kenaikan stok uranium yang diperkaya.

Iran menyatakan bahwa langkah-langkah baru itu tidak dirancang untuk merusak JCPOA tetapi untuk menyelamatkan kesepakatan dengan menciptakan keseimbangan dalam komitmen.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment