0
Tuesday 12 November 2019 - 13:49
Gejolak Saudi Arabia:

TV Negara: Warga Arab Menikam Tiga Pemain di atas Panggung di Riyadh

Story Code : 826897
Saudi resident stabbing a number of foreign performers on stage in Riyadh, the capital of Saudi Arabia.jpg
Saudi resident stabbing a number of foreign performers on stage in Riyadh, the capital of Saudi Arabia.jpg
Polisi saat ini sedang menyelidiki penikaman yang terjadi di Taman Raja Abdullah di Al-Malaz, Arab News melaporkan, menempatkan jumlah orang yang terluka menjadi empat.

Menurut Yaser Al-Jalajil, juru bicara resmi untuk Bulan Sabit Merah Saudi di Riyadh, sembilan tim tiba di lokasi dan membawa semua korban yang terluka ke Rumah Sakit Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz. Insiden itu terjadi pada jam 8 malam (waktu setempat).

Sebelumnya klip video dari insiden itu diedarkan di media sosial yang menunjukkan penyerang dengan pakaian jalanan bergegas menuju sekelompok pemain berkostum, dan menyerang para korban. Seorang satpam terlihat sedang menangani pria itu dan menjatuhkannya.

Video penyerang menusuk setidaknya 3 pemain asing di teater terbuka raja Abdallah Gardens di #Riyadh #SaudiArabia.
pic.twitter.com/cGPOP7jE5N
- Sunny ⭐️ (@ Its_SuNnYzzZ_77) 11 November 2019

Sumber kepolisian mengatakan kepada Arab News bahwa mereka sedang menyelidiki insiden itu dan akan mengeluarkan pernyataan.

Drama yang dilakukan pada Senin (11/11) malam adalah bagian dari festival hiburan selama dua bulan "Riyadh Season", yang diadakan di King Abdullah Park, salah satu dari beberapa tempat yang menjadi tuan rumah festival tersebut.

Para korban adalah pemain "asing" dengan sandiwara "tidak ortodoks", yang baru-baru ini berada di atas panggung dengan lampu hijau pemerintah Saudi sebagai bagian dari apa yang disebut rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk "memodernisasi" kerajaan Arab yang ultra-konservatif .

Apa yang disebut reformasi, bagaimanapun, secara luas diyakini palsu, terutama setelah penangkapan beberapa aktivis perempuan terkemuka, yang mengikuti keputusan yang sangat digembar-gemborkan oleh Bin Salman untuk mencabut larangan mengemudi perempuan. Di antara mereka yang ditahan adalah beberapa pendukung penghapusan larangan itu.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment