0
Thursday 14 November 2019 - 14:36

Aktivis Anti-Rezim Meninggal Di Penjara Dhahban Di Arab Saudi Selatan

Story Code : 827301
Aktivis Anti-Rezim Meninggal Di Penjara Dhahban Di Arab Saudi Selatan

Seorang aktivis anti-rezim yang dipenjara dari Provinsi Timur yang kaya minyak dan berpenduduk Syiah di Arab Saudi dilaporkan telah kehilangan nyawanya, karena tindakan keras yang dipimpin oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman terhadap para pegiat pro-demokrasi, para pengkhotbah Muslim dan kaum intelektual terus berada di kerajaan itu.

Sumber-sumber informasi, yang meminta anonimitas, mengatakan kepada jaringan berita televisi berbahasa Arab Nabaa yang berbasis di London bahwa Hussein Ali Abdulaziz Al Ribh meninggal di Penjara Pusat Dhahban dekat kota pelabuhan Jeddah di kota Laut Merah, Rabu malam. Sebab kematiannya masih belum diketahui.

Pria berusia 38 tahun itu, seorang penduduk kota al-Awamiyah di wilayah al-Qatif di Provinsi Timur, Ia memiliki seorang istri dan dua putra, bernama Fares dan Ridha.

Awal 16 Agustus 2017, puluhan agen rezim Saudi yang bersenjata lengkap, di atas kendaraan militer, menggerebek rumah keluarga Al Ribh, dan menghancurkan pintu rumah dengan bahan peledak.

Mereka dilaporkan membawa anggota keluarga ke sudut rumah dengan todongan senjata, dan kemudian mengambil Al Ribh tanpa surat perintah penangkapan dan tanpa memberikan penjelasan.

Provinsi Timur telah menjadi tempat demonstrasi damai sejak Februari 2011. Para pengunjuk rasa menuntut reformasi, kebebasan berekspresi, pembebasan tahanan politik, dan diakhirinya diskriminasi ekonomi dan agama terhadap wilayah kaya minyak tersebut.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment