0
Tuesday 3 December 2019 - 12:37
Gejolak Politik Zionis Israel:

Bertahan 6 Bulan, Netanyahu akan Caplok Lembah Jordan

Story Code : 830444
Benjamin Netanyahu speaks before a map of the Jordan Valley, which he wants to annex.jpg
Benjamin Netanyahu speaks before a map of the Jordan Valley, which he wants to annex.jpg
Lembah Jordan, bagian timur Tepi Barat yang berbatasan dengan Yordania, menjadi sasaran Netanyahu pada bulan September menjelang pemilihan umum kedua Zionis Israel tahun ini. Perdana menteri yang diperangi berjanji bahwa, jika dia tetap berkuasa, dia akan mencaplok wilayah itu sebagai tanah berdaulat Zionis Israel, karena itulah yang dibutuhkan untuk keamanan nasional.

Seberapa besar dampak janjinya dibuat tidak jelas, tetapi partai Likud Netanyahu akhirnya hampir diikat dengan partai Biru Putih dari Benny Gantz. Hasilnya sama tidak meyakinkannya dengan hasil dari pemilihan bulan April, dan kedua belah pihak telah berjuang untuk membentuk pemerintahan persatuan nasional.

Pada hari Senin (2/12), Netanyahu mengulangi janji pencaplokannya, dengan mengatakan bahwa dia telah mendiskusikan rencana untuk secara resmi menggabungkan Lembah Jordan dengan Presiden AS Donald Trump selama kontak telepon sebelumnya. Dia mengatakan Zionis Israel saat ini memiliki "peluang bersejarah" untuk memindahkan perbatasan timurnya ke Yordania dan menyerukan Gantz untuk bekerja lebih keras dalam perjanjian koalisi.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment