0
Sunday 8 December 2019 - 11:52
AS dan Gejolak Lebanon:

Hizbullah: Situasi di Lebanon Berbahaya, AS Pimpin Teror di Dunia

Story Code : 831439
Hezbollah Deputy Chief Sheikh Naim Qassem during an interview with the BBC.png
Hezbollah Deputy Chief Sheikh Naim Qassem during an interview with the BBC.png
"Tentu saja situasi di Lebanon sangat berbahaya, dan Anda dapat melihat bagaimana masyarakat menderita karena devaluasi mata uang Lebanon. Akibatnya, Anda dapat melihat bagaimana situasi ekonomi dan keuangan runtuh," kata Sheikh Qassem kepada BBC dalam sebuah wawancara pada hari Jumat (6/12).

“Kami tidak dapat menerima hal-hal terus seperti ini. Jadi untuk alasan ini kami mengatakan dengan sangat jelas bahwa pemerintah harus dibentuk untuk mengakhiri kejatuhan dan keruntuhan ini.”

Dia mengecam campur tangan AS dalam urusan Libanon, menekankan bahwa Washington memimpin teror di dunia.

“Sayangnya ada beberapa yang berusaha menyebabkan kerusakan di Libanon, terutama Amerika Serikat. Setiap dua atau tiga hari, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo membuat pernyataan dan mengatakan dia tidak ingin melihat Hizbullah dalam pemerintahan dan tidak ingin melihat Hizbullah berpartisipasi dalam politik Lebanon dan Hizbullah adalah bagian dari orang-orang ini."

Menanggapi pertanyaan yang Pompeo label Hizbullah sebagai "organisasi teroris," kata Sheikh Qassem: "Yang mengkhawatirkan kita adalah bagaimana masyarakat kita memandang kita."

"Hizbullah dalam pikiran rakyat kita adalah perlawanan yang telah membebaskan tanah air, mewakili rakyat dengan cara yang benar, melayani kepentingan mereka, dan melayani masa depan mereka juga."

“Kami menganggap bahwa AS memimpin teror di dunia. Jika mereka (AS) menunjuk kami sebagai teroris, ini tidak berarti bahwa mereka benar," kata Sheikh Qassem.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment