0
Saturday 8 February 2020 - 14:57

Rusia: Israel Gunakan Pesawat Komersil untuk Perisai Manusia

Story Code : 843346
Rusia: Israel Gunakan Pesawat Komersil untuk Perisai Manusia
Pasukan Suriah menanggapi serangan udara rezim pendudukan Israel di Suriah, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov seperti dikutip oleh Interfax.

Kementerian pertahanan Suriah pada hari Kamis mengatakan telah mencegat rudal diatas Damaskus yang ditembakkan oleh pesawat tempur rezim Zionis.

Airbus A320 mendarat di Bandara Internasional Damaskus ketika dipaksa untuk mengalihkan ke lapangan terbang alternatif terdekat, Pangkalan Udara Hmeimim dekat Latakia di barat laut Suriah, yang dioperasikan oleh militer Rusia.

Konashenkov tidak menyebutkan nama maskapai itu. Data dari Flight Radar menunjukkan penerbangan dari kota Najaf Irak dialihkan dari Damaskus ke Hmeimim. Itu adalah Syrian Cham Wings plane.

Sebuah pesawat Cham Wings menerbangkan Jenderal Qassem Soleimani Iran dari Damaskus ke Baghdad tak lama sebelum komandan militer dibunuh oleh Amerika Serikat dalam serangan udara pada Januari, menurut laporan Reuters pada Januari.

Rezim pendudukan Israel telah berulang kali membom target di Suriah. Konashenkov mengatakan rezim Zionis menggunakan pesawat sipil sebagai kedok untuk memblokir pertahanan udara Suriah dengan misi tempur Israel, yang katanya menjadi fitur khas dari angkatan udara rezim pendudukan.

"Operasi semacam itu oleh ahli strategi Israel mempertaruhkan nyawa ratusan orang tak bersalah," kata Konashenkov.

"Pergerakan penerbangan penumpang reguler baik di wilayah udara Suriah dan di seluruh dunia dilakukan di eselon tinggi yang dikenal, yang bisa dilihat dengan jelas oleh radar Israel."

Pada tahun 2018, pertahanan udara Suriah secara keliru menembak jatuh sebuah pesawat pengintai Ilyushin Il-20 Rusia setelah itu juga digunakan sebagai penutup oleh pesawat tempur Israel, menewaskan 15 orang di dalamnya.

Serangan udara oleh rezim Zionis terjadi ketika pasukan Suriah memasuki kota Saraqeb yang dikuasai teroris, yang terletak di persimpangan dua jalan raya utama di provinsi Idlib, benteng teroris besar terakhir di Suriah.

Damaskus mengatakan serangan udara Israel pada hari Kamis terjadi pada saat yang sama militer Turki mengerahkan karavan militer di Idlib untuk "melindungi para teroris" dan menghentikan kemajuan militer Suriah di provinsi tersebut.

Pasukan pemerintah Suriah memasuki kota strategis Saraqeb pada Kamis setelah bentrokan sengit dengan teroris, bahkan ketika Turki mengirim bala bantuan yang berusaha untuk membatasi serangan, demikian media pemerintah Suriah melaporkan.

Kota ini terletak di persimpangan dua jalan raya utama, satu menghubungkan ibukota Damaskus ke utara dan lainnya menghubungkan barat dan timur negara itu.

Kantor berita pemerintah SANA dan Al-Ikhbariya TV mengatakan unit tentara Suriah memasuki kota sebelum malam tiba dan menyisir bahan peledak yang tersisa.

Tentara Suriah sebelumnya mengepung kota dan setidaknya empat pos militer Turki didirikan. [IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment