0
Tuesday 18 February 2020 - 16:41
Krisis HAM di Eropa:

Kapal Kargo Arab Saudi Menghadapi Protes Anti-Perang di Pelabuhan Italia

Story Code : 845289
Saudi cargo ship Bahri Yanbu, and anti war protest.jpg
Saudi cargo ship Bahri Yanbu, and anti war protest.jpg
Pada Mei 2019, puluhan juta dolar bagian pesawat militer dimuat di kapal kargo Saudi-Arab di pelabuhan Eropa, termasuk Genoa.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengecam bahwa senjata-senjata itu adalah bagian dari perjanjian senjata yang menguntungkan yang telah memicu pembunuhan warga sipil yang tidak sah dan krisis kemanusiaan yang mengerikan di Yaman.

Kelompok-kelompok internasional, termasuk Amnesty International, percaya Italia adalah di antara negara-negara yang gagal memenuhi kewajiban internasional mereka untuk menghentikan transfer senjata untuk digunakan dalam kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia yang serius.
 
Undang-undang Italia No. 185 yang disahkan pada 1990 melarang ekspor senjata di negara-negara dalam keadaan perang.

Pada Mei tahun lalu, pekerja serikat Italia menolak untuk memuat generator listrik ke Bahri Yanbu sebagai protes terhadap perang di Yaman.

Menurut laporan parlemen Italia 2019 tentang persenjataan, nilai ekspor senjata Italia ke Riyadh turun dari hampir 430 juta euro pada 2016 menjadi 13 juta euro pada 2018. Namun, Amnesty International mengatakan bahwa permintaannya untuk memperoleh pernyataan resmi tentang penjualan senjata ke Arab Saudi dari dewan menteri Italia tidak pernah terdengar.{IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment