0
Monday 30 March 2020 - 23:57

Zarif: Dunia akan Gagal Lagi Jika Pandemi Gagal Hentikan Unilateralisme 

Story Code : 853631
Zarif: Dunia akan Gagal Lagi Jika Pandemi Gagal Hentikan Unilateralisme 

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menekankan jika epidemi global coronavirus gagal menghentikan kemurungan dalam politik dan unilateralisme yang tidak bertanggung jawab, dunia dan nilai-nilai moralnya akan gagal kembali.

Dalam sebuah posting Instagram di Persia pada hari Senin, Zarif menulis, “Hari-hari ini dunia berjuang melawan tantangan bersama. Kali ini, tidak terkait dengan perbatasan dan kepentingan tetapi ini tentang kemanusiaan. "

"Agar dunia hidup kembali, kita harus percaya bahwa semua bumi ini adalah tanah perjuangan dan bahwa di mana pun kita gagal, seluruh dunia telah gagal," kata Zarif.

"Dunia berutang semua upaya baik di Wuhan, Teheran, Milan, Madrid atau New York," ungkapnya, menambahkan, "Setiap berita pahit dan gambaran menyedihkan tentang kematian manusia menuntut berkabung di seluruh dunia."

Diplomat Iran itu menyoroti, "Berjuang melawan virus corona adalah kampanye manusia dan menghambatnya adalah langkah tidak bermoral dan tidak manusiawi."

Menlu Zarif menegaskan bahwa jika epidemi global coronavirus gagal menghentikan kemurungan dalam politik dan unilateralisme yang tidak bertanggung jawab, dunia dan nilai-nilai moralnya akan gagal lagi.

“Sektor kesehatan Iran, warga negara dan pemerintah, seperti Eropa dan Amerika Serikat, terlibat dalam melawan virus corona, tetapi apa yang menggandakan penderitaan rakyat Iran, yang membatasi pilihan mereka dalam manajemen krisis, dan apa yang memperburuk kekhawatiran terhadap mata pencaharian warga, adalah bahwa sanksi dan coronavirus datang secara bersamaan, ”tambahnya.

“Iran adalah satu-satunya negara yang tidak memiliki akses ke semua sumber dayanya untuk melindungi warganya; Iran adalah satu-satunya negara yang tidak dapat dengan mudah membeli peralatan medis dan pasokan dalam menghadapi penyakit, "kata Zarif, menambahkan," Kombinasi sanksi dan coronavirus adalah musuh yang lebih berbahaya dan komplikasi yang lebih serius yang membuat corona lebih berani dan membuat manajemen krisis mengambil keputusan lebih sulit. "

Menlu Iran mengatakan, "Dunia membutuhkan kemauan moral terhadap tuntutan berlebihan AS, dan mematuhi sanksi tidak akan mengarah pada lebih banyak kejahatan perang."

"Ini adalah wajah paling kejam dari pemerintah, kecanduan sanksi, yang berusaha untuk menghidupkan kembali kampanye gagal tekanan maksimum dengan melemahkan Iran terhadap coronavirus," tambahnya, mengatakan, "Setiap upaya diplomasi Iran adalah untuk melindungi kesehatan para warga negara karena warga selalu menjadi prioritas utama. "

"Bersama dengan perawat, dokter, staf rumah sakit, dan sektor lainnya, diplomat Iran juga siap menghadapi virus corona," kata Zarif.

"Untuk melawan virus korona, bersama dengan upaya rekan-rekan saya di seluruh dunia untuk memenuhi kebutuhan medis negara, kita harus mencoba untuk mendiskreditkan sanksi dan ini adalah tugas diplomasi Iran," tegas Menlu Iran.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment