0
Sunday 5 April 2020 - 10:55
Iran vs Hegemoni Global:

Iran Ancam Pompeo atas Tuduhan Percobaan Pembunuhan di Turki

Story Code : 854745
Abbas Mousavi, Iranian Foreign Ministry spokesman.jpg
Abbas Mousavi, Iranian Foreign Ministry spokesman.jpg
"Fakta yang tidak terbantahkan: "diplomat "AS telah lama berkecimpung dalam bisnis kudeta, mempersenjatai teroris, memicu kekerasan sektarian, mendukung kartel narkotika, menindas pemerintah & perusahaan, memata-matai bahkan sekutu AS sendiri, menggoda para diktator, pemberontak dan teroris, dll ..., "Abbas Mousavi berkata dalam sebuah tweet pada hari Sabtu (4/4).

(1) Fakta yang tidak terbantahkan: "diplomat" AS telah lama berkecimpung dalam bisnis kudeta, mempersenjatai teroris, menyulut kekerasan sektarian, mendukung kartel narkotika, menggertak pemerintah & perusahaan, memata-matai sekutu AS, menggoda para diktator, pemberontak dan teroris, dll. ... pic.twitter.com/WKlfHdK7b4

- S.A MOUSAVI (@ SAMOUSAVI9) 4 April 2020

Namun, Mousavi menambahkan, Menlu AS, yang merupakan mantan agen CIA dan juga dikenal sebagai sekretaris kebencian, dan tuannya telah mengambil "pekerjaan" ke tingkat yang sama sekali baru yang disebut "terorisme medis."

"Itulah sebabnya dia memiliki hati nurani yang begitu penuh dengan rasa bersalah sehingga menggunakan proyeksi psikologis seperti itu," tambah juru bicara Iran.

Tweet Mousavi muncul setelah Pompeo, musuh Iran yang paling terkenal dari pemerintahan Presiden Donald Trump, menyuarakan tuduhan dalam tweet sebelumnya, menyebut diplomat Iran "agen teror" yang "telah melakukan beberapa pembunuhan dan plot bom di Eropa selama dekade terakhir."

Duta Besar Iran untuk PBB juga pada hari Kamis bereaksi terhadap tuduhan Pompeo dan mengatakan tidak ada yang akan ditipu oleh kampanye disinformasi Washington terhadap Tehran.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment