0
Sunday 10 May 2020 - 00:07
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Abdelsalam Yaman Menyalahkan Koalisi Pimpinan Saudi untuk Tumpahan Aman Minyak Tanker

Story Code : 861697
Mohammed Abdul-Salam, the spokesman for Yemen’s Houthi Ansarullah movement.jpg
Mohammed Abdul-Salam, the spokesman for Yemen’s Houthi Ansarullah movement.jpg
Dalam sambutan yang dilakukan oleh agensi Unews pada hari Sabtu (9/5), Abdelsalam menyalahkan kekuatan koalisi yang dipimpin Saudi untuk setiap tumpahan kapal tanker yang telah merapat 60km utara kota pelabuhan Hodeidah Yaman sejak akhir 1980-an, tetapi belum digunakan karena agresi.

Tanker minyak menampung lebih dari satu juta barel minyak mentah dan telah berjalan selama lima tahun tanpa perawatan apa pun. PBB telah berulang kali memperingatkan bahwa ada risiko ledakan bahan kimia yang dapat menyebabkan "kerusakan lingkungan luas" di wilayah Laut Merah.

Yaman telah sejak Maret 2015 di bawah agresi brutal oleh Koalisi yang dipimpin Saudi, dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan presiden buron Abd Rabbu Mansour Hadi yang merupakan sekutu Riyadh.

Ratusan ribu warga Yaman telah terbunuh atau terluka dalam serangan yang diluncurkan oleh koalisi, dimana sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Koalisi, di samping Arab Saudi dan UEA juga termasuk: Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait, juga telah memberlakukan blokade keras terhadap Yaman.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment