0
Saturday 6 June 2020 - 06:39
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Koalisi yang Dipimpin Saudi Meluncurkan Lebih dari 1.800 Serangan di Yaman dalam Dua Bulan

Story Code : 866827
Brigadier General Yahya Sare
Brigadier General Yahya Sare'e, the spokesman of the Yemeni armed forces.jpg
Setidaknya ada 1.836 serangan udara oleh pasukan koalisi di Yaman sejak 9 April, Brigadir Jenderal Yahya Sari mengatakan pada konferensi pers pada hari Kamis (4/6).

"Agresi Saudi-Amerika" telah mengintensifkan aktivitas militer yang menciptakan ketegangan dan serangan udara di negara itu, dia menambahkan, menurut jaringan TV al-Masirah.

Selama seminggu terakhir saja, ada sekitar 250 serangan udara di provinsi Ma'rib, Jawf, Sana'a, Hajjah, Amran, Al Bayda, dan Sa'ada, katanya.

Brigadir Jenderal Sari melanjutkan dengan mengatakan bahwa tentara Yaman dan Komite Populer juga telah mencatat 128 pelanggaran gencatan senjata oleh koalisi di Hodeidah.

Koalisi yang dipimpin Saudi pada bulan April mengklaim menghentikan operasi militer di Yaman untuk mendukung upaya PBB untuk mengakhiri perang lima tahun dan menghindari pecahnya coronavirus di negara yang dilanda perang itu. Namun, gencatan senjata tidak berlaku ketika koalisi melanjutkan serangan terhadap negara miskin Arab itu.

Yaman telah sejak 25 Maret di bawah agresi brutal yang diluncurkan oleh koalisi yang dipimpin Saudi dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan Abd Rabbu Mansour Hadi, presiden buron yang merupakan sekutu Riyadh.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment