0
Thursday 16 July 2020 - 08:41
Ethiopia - Mesir:

Ethiopia Mulai Mengisi Dam Nil setelah Kebuntuan dengan Mesir

Story Code : 874729
Ethiopia Begins Filling Nile Dam after Deadlock with Egypt.jpg
Ethiopia Begins Filling Nile Dam after Deadlock with Egypt.jpg
Bendungan pembangkit listrik tenaga air akan mengubah Ethiopia menjadi eksportir listrik terbesar di Afrika, tetapi perairan Sungai Nil berfungsi sebagai sumber daya vital bagi negara-negara hilir seperti Sudan dan Mesir.

"Pembangunan bendungan dan pengisian air berjalan seiring," kata Menteri Air Seleshi Bekele saat siaran.

Ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi Mesir, yang 100 juta penduduknya sangat bergantung pada Sungai Nil untuk irigasi dan konsumsi air domestik.

Berbagai putaran pembicaraan antara Kairo, Addis Ababa dan Khartoum selama dekade terakhir telah gagal menghasilkan kesepakatan tentang pengisian dan pengoperasian Bendungan Renaissance Ethiopia (GERD).

Pada hari Selasa (14/7), pembicaraan menit terakhir untuk mencegah krisis gagal membuahkan hasil dan Ethiopia melanjutkan pengisian bendungan pada hari berikutnya.

Mesir mengatakan bulan lalu di PBB bahwa bendungan itu mewakili "ancaman eksistensial" bagi negara itu, membahayakan pasokan airnya ke hilir.

Khartoum berharap bendungan itu akan membantu mengatur banjir, tetapi pada Juni itu memperingatkan bahwa jutaan jiwa akan "menghadapi risiko besar" jika Ethiopia secara sepihak mengisi bendungan.

Dalam sepucuk surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sudan mengemukakan kekhawatiran bahwa air yang dikeluarkan dari GERD dapat "membahayakan keselamatan" Bendungan Roseires miliknya sendiri dengan membuatnya kewalahan dan menyebabkan banjir.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment