0
Friday 31 July 2020 - 11:45
Iran vs Hegemoni Global:

Satelit Iran Mengambil Gambar Pangkalan Terbesar AS di Timur Tengah

Story Code : 877616
US
US's Largest Mideast Base.jpg
IRGC telah merilis gambar terperinci Pangkalan Udara Al-Udeid - rumah yang berbasis di Qatar dari Komando Pusat militer AS, dengan foto-foto yang diambil oleh satelit militer 'Noor' (Light) yang baru dikembangkan di dalam negeri Iran.

Gambar-gambar tersebut mencakup beberapa bidikan terperinci dari pangkalan udara itu sendiri, dengan gambar-gambar yang tampaknya diambil selama berbagai interval, berdasarkan perubahan posisi pesawat di landasan pacu. Salah satu gambar tampaknya adalah tampilan inframerah yang menunjukkan tanda tangan panas yang dipancarkan oleh pesawat dan fasilitas terdekat.

Al-Udeid adalah pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah, dengan sebanyak 11.000 personel ditempatkan secara permanen di fasilitas tersebut pada satu waktu, dan pangkalan itu digunakan untuk mengarahkan operasi militer AS di seluruh wilayah.

Gambar-gambar tersebut ditampilkan dalam video yang memamerkan drone, kekuatan udara, dan kekuatan rudal Iran, dengan drone, pesawat, dan rudal yang ditampilkan menargetkan berbagai objek, termasuk kapal induk tiruan.

Gambar-gambar tersebut dirilis di tengah latihan militer 'Nabi Agung 14' yang sedang berlangsung di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dengan wilayah yang berbatasan dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz. Latihan besar-besaran dimulai pada hari Selasa (28/7). Selain kegiatan pengumpulan-intelijennya, satelit Noor dilaporkan telah digunakan untuk memantau latihan dari luar angkasa.

Satelit Noor diluncurkan ke orbit pada bulan April. Kepala Operasi Antariksa AS Jenderal Jay Raymond mencemooh peluncuran pada saat itu, menyebut satelit itu sebagai "webcam yang jatuh di luar angkasa" dan menyarankan bahwa "tidak mungkin" untuk memberikan Iran intelijen yang dapat digunakan.

Pasukan AS di Pangkalan Udara Al-Udeid dan Pangkalan Udara Al-Dhafra terdekat di Abu Dhabi, UEA dilaporkan untuk sementara siaga minggu ini setelah tembakan rudal terdeteksi di daerah di mana latihan itu berlangsung. "Insiden itu berlangsung selama beberapa menit dan semua dinyatakan jelas setelah ancaman ... telah berlalu," Mayor Angkatan Darat AS Beth Riordan dikutip mengatakan.

Angkatan Laut AS mengecam latihan 'Nabi Agung 14' Iran pada hari Rabu, mengambil masalah khusus dengan penggunaan tiruan kapal induk AS. "Kami selalu waspada terhadap jenis perilaku yang tidak bertanggung jawab dan ceroboh oleh Iran di sekitar jalur air internasional yang sibuk," kata juru bicara Armada Kelima AS seperti dikutip.

Selain satelit, Iran memamerkan kemampuan unit rudal bawah tanahnya selama latihan. Unit drone, pesawat terbang, dan berbagai rudal pertahanan laut-ke-laut dan pesisir ditembakkan selama latihan perang.
 
Pada hari Rabu, Komandan Pasukan Aerospace IRGC Brig. Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengungkapkan bahwa latihan itu juga termasuk mengalahkan sistem simulasi Teater High Altitude Area Defense (THAAD) AS dengan menargetkannya dengan rudal yang menghindari radar. "Dengan fasilitas yang kami miliki, kami dapat mencapai target yang bermusuhan di lokasi mana pun di wilayah Teluk Persia, Laut Oman, dan Samudra Hindia," kata Hajizadeh.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment