0
Wednesday 16 September 2020 - 13:20

Houthi: Arab Saudi, UEA, Bahrain Berkontribusi Pada Plot AS-Israel Melawan Muslim 

Story Code : 886558
Houthi: Arab Saudi, UEA, Bahrain Berkontribusi Pada Plot AS-Israel Melawan Muslim 

Pemimpin gerakan Houthi Ansarullah Yaman telah mengecam Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain karena memfasilitasi implementasi plot yang dibuat oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap negara-negara Muslim.

Berbicara dalam pidato di televisi yang disiarkan langsung dari ibu kota Yaman Sana'a pada Senin sore, Abdul-Malik al-Houthi mengatakan Riyadh, Abu Dhabi dan Manama mensponsori kemajuan plot semacam itu, menekankan bahwa ketiganya cenderung berdiri bersama musuh dunia Muslim.

Pemimpin Ansarullah kemudian mengecam keras UEA dan Bahrain atas keputusan mereka untuk membangun hubungan diplomatik penuh dengan rezim Tel Aviv.

Bahrain bergabung dengan Uni Emirat Arab dalam mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel pada 11 September.

Dalam pernyataan bersama, Amerika Serikat, Bahrain dan Israel mengatakan kesepakatan untuk menjalin hubungan tercapai setelah Trump berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifah.

Kesepakatan itu datang satu bulan setelah UEA dan rezim Tel Aviv setuju untuk menormalkan hubungan di bawah kesepakatan yang ditengahi AS.

Bahrain akan bergabung dengan Israel dan UEA untuk upacara penandatanganan di Gedung Putih yang diselenggarakan oleh Trump pada 15 September. Upacara Israel-UEA akan dihadiri oleh Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Emirat Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan.

Menyusul pengumuman kesepakatan normalisasi Israel-Bahrain, Palestina memanggil duta besarnya untuk Manama untuk konsultasi, menurut Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina.

Houthi juga mengecam Liga Arab karena membatalkan rancangan resolusi Palestina yang mengutuk perjanjian normalisasi kontroversial antara UEA dan Israel, mengungkapkan penyesalan bahwa rezim Arab tertentu secara membabi buta mengikuti musuh negara-negara Muslim.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment