0
Tuesday 29 September 2020 - 13:16
Gejolak Politik AS:

Terbukti, Tim Kampanye Trump Halangi Pemilih Kulit Hitam di Pilpres AS 2016

Story Code : 889065
Donald Trump
Donald Trump
Tudingan itu muncul setelah jurnalis investigasi asal kanal Inggris Channel 4 News membeberkan temuannya pada Senin (28/9).
 
Kanal itu melaporkan, wartawan mereka menemukan sebuah file empat tahun lalu. Berisi 200 juta pemilih AS yang dimasukkan ke dalam berbagai kategori.

Di antara kategori itu, terdapat kelompok "pencegahan", berisi 3,5 juta pemilih kulit hitam AS. Mencegah mereka untuk memberikan suaranya di Pilpres AS 2016.
 
Berdasarkan laporan Channel 4, warga Afrika-Amerika yang sebagian besar adalah loyalis Partai Demokrat paling ditargetkan di antara kelompok lain.
 
Di Negara Bagian Georgia, misalnya. Warga kulit hitam di kategori "pencegahan" sebesar 61 persen, di mana berdasarkan total populasi mereka hanya 32 persen.
 
"Ini adalah sebuah strategi yang membuat suarat warga Afrika-Amerika di negara bagian kunci seperti Wisconsin remuk," jelas laporan itu. Dampaknya? Sudah bisa diprediksi.
 
Trump pun menang atas rivalnya Hillary Clinton dan menjadi presiden ke-45 dalam sejarah AS. Termasuk di dalam tim kampanye digital presiden adalah perusahaan Inggris bernama Cambridge Analytica, seperti dikutip AFP.[IT/r]


 
 
 
Artikel Terkait
Comment