0
Friday 16 October 2020 - 02:45

Gencatan Senjata Kelompok Anti-Teror Irak Dengan AS Bersifat Sementara

Story Code : 892289
Gencatan Senjata Kelompok Anti-Teror Irak Dengan AS Bersifat Sementara


Seorang anggota parlemen senior Irak mengatakan gencatan senjata yang diusulkan oleh kelompok perlawanan anti-teror, yang merupakan bagian dari Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, lebih dikenal dengan nama Arab Hashd al-Sha'abi, untuk menghentikan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat bersifat sementara dan tergantung pada penarikan lengkap pasukan Amerika pada akhir tahun.

"Gencatan senjata tidak terbuka," kata Ahmad al-Assadi, juru bicara Aliansi Fatah dan mantan juru bicara resmi Hashd al-Sha'abi, kepada kantor berita AFP Rabu malam.

“Menurut perkiraan saya, paling cepat bisa berakhir sekitar pemilu AS,” dijadwalkan 3 November, “atau bisa berlangsung hingga akhir tahun,” tambahnya.

“Gencatan senjata yang berlangsung lebih lama dari akhir tahun tidak masuk akal. Kami hanya memberi waktu lebih banyak kepada pemerintah untuk merundingkan penarikan, ”kata Assadi.

Kelompok perlawanan Irak, dalam pernyataan bersama yang dirilis pada 10 Oktober, menyetujui gencatan senjata bersyarat bagi pasukan Amerika yang hadir di Irak, mengatakan mereka akan menghentikan operasi militer mereka terhadap pasukan AS, termasuk serangan roket, asalkan Washington tidak bertahan dalam mempertahankan kehadirannya di negara Arab.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment