0
Tuesday 20 October 2020 - 13:06
Rusia - AS:

Utusan Rusia untuk PBB: Sanksi AS Mengaitkan Iran dengan Entitas China 'Pendekatan Salah'

Story Code : 893043
Russian and US flags.jpg
Russian and US flags.jpg
Sebelumnya pada hari Senin (19/10), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan telah menjatuhkan sanksi pada enam perusahaan China dan dua individu atas kesepakatan mereka dengan perusahaan pelayaran pusat Iran IRIS.

"Pendekatan yang salah lagi ... Amerika Serikat berperan sebagai 'polisi dunia,' menggantikan Dewan Keamanan PBB adalah peran yang tidak diinginkan," kata Polyanskiy melalui Twitter. "Kami sedang dan akan berbisnis dengan Iran dan tidak tergantung pada Amerika Serikat untuk memberi tahu kami atau orang lain apa yang bisa atau tidak bisa mereka lakukan. Berhentilah mempermalukan Amerika Serikat dalam usaha sia-sia ini!"

Pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan mengacu pada resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 bahwa semua pembatasan pengiriman senjata ke Iran telah berakhir. Pompeo menanggapi dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat siap memberikan sanksi kepada individu atau entitas mana pun yang memasok senjata konvensional ke Iran.

Iran, Amerika Serikat, Rusia, China, Jerman, Prancis, Inggris Raya, dan Uni Eropa menandatangani perjanjian nuklir pada Juli 2015 untuk menjaga program nuklir Iran tetap damai dengan imbalan pencabutan sanksi. Salah satu ketentuan perjanjian menetapkan larangan penjualan senjata konvensional ke Iran akan dicabut dalam lima tahun.

AS mengusulkan perpanjangan larangan senjata di Dewan Keamanan PBB pada 14 Agustus 2020, tetapi proposisi itu ditolak. Akibatnya, Iran sekarang dapat memperoleh senjata apa pun tanpa batasan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment