0
Sunday 22 November 2020 - 01:48

Iran Mengutuk Kunjungan Pompeo Ke Tanah Palestina

Story Code : 899215
Iran Mengutuk Kunjungan Pompeo Ke Tanah Palestina

Iran mengutuk kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke wilayah yang diduduki Israel, dengan mengatakan doktrinnya mencakup formalisasi pendudukan rezim dan menutupi kejahatannya.

Dalam sebuah postingan di akun twitternya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan Pompeo memprioritaskan kepentingan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu di atas kepentingan rakyat Amerika.

Pompeo tiba di Israel pada hari Rabu untuk perjalanan terakhirnya ke tanah yang diduduki sebelum meninggalkan kantor pada bulan Januari.

Dia bertemu dengan Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid al-Zayani di Jerusalem al-Quds.

Menteri Luar Negeri AS juga berhenti di lokasi pembaptisan Yesus di Lembah Jordan, di mana dia mengumumkan bahwa Washington akan mempertimbangkan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) sebagai "anti-Semit" dan memutuskan dukungan pemerintah untuk organisasi mana pun yang ambil bagian di dalamnya.

Gerakan, yang dimulai pada tahun 2005 oleh lebih dari 170 organisasi Palestina dan kemudian berubah menjadi internasional, dimaksudkan untuk memulai "berbagai bentuk boikot terhadap Israel hingga memenuhi kewajibannya di bawah hukum internasional" dan mengakhiri pendudukan selama puluhan tahun di Palestina.

Juru bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh mengutuk perjalanan Pompeo atas permukiman Israel dan menuduh pemerintah AS yang "berpartisipasi aktif dalam pendudukan tanah Palestina."(IT/TGM)
 
Artikel Terkait
Comment